EFISIENSI SELEKSI DI HARI PENDEK UNTUK MENINGKATKAN HASIL SERAT TANAMAN KENAF
MARJANI, DRS.,MP., Dr. Ir. Taryono, M.Sc; Dr. Ir. Nasrullah, M.Sc; Dr. Panjisakti Basunanda, SP., MP.; Dr. Ir. Rully Dyah Purwati, M.Phil
2015 | Disertasi | S3 Ilmu Pemuliaan TanamanKenaf (Hibiscus cannabinus L.) merupakan tanaman penghasil serat dan tergolong tanaman hari pendek (<12,5 jam/hari). Kenaf harus ditanam pada lingkungan yang dapat memberikan pertumbuhan vegetatif yang tinggi yaitu lingkungan hari panjang (􀂕12,5 jam/hari) untuk mendapatkan hasil serat yang tinggi. Seleksi yang ideal juga harus dilakukan pada hari panjang. Namun demikian, apabila seleksi hanya dilakukan pada hari panjang maka memerlukan waktu 10 – 12 tahun. Upaya untuk mempersingkat waktu seleksi menjadi 5 – 6 tahun harus dilakukan. Untuk itu perlu dipelajari kemungkinan seleksi pada hari pendek. Penelitian ini bertujuan mengetahui efisiensi seleksi pada hari pendek untuk meningkatkan hasil serat tanaman kenaf. Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan Karangploso, Malang pada ketinggian tempat 515 m dpl dengan jenis tanah aluvial kelabu tua dengan tipe iklim D menurut Schmidt dan Ferguson, mulai Februari 2007 – Oktober 2010. Seleksi pada hari pendek dilaksanakan pada bulan April – September dan untuk hari panjang dilaksanakan pada bulan Oktober – Maret. Penelitian terdiri atas dua unit yaitu (1) Pendugaan parameter genetik di hari pendek (HPD) dan di hari panjang (HPJ) yang dilaksanakan di dua musim, yaitu pada periode hari panjang dan periode hari pendek. Pada masing-masing musim, penelitian dilaksanakan dalam Rancangan Acak Kelompok dengan tiga ulangan. Perlakuan terdiri atas populasi F1, F1R, F2, F2R, F3 dan kedua tetuanya, (2) Evaluasi daya hasil pada periode hari panjang galur-galur kenaf hasil seleksi pada periode hari panjang dan hari pendek. Penelitian dilaksanakan dalam Rancangan Acak Kelompok dengan tiga ulangan. Perlakuan terdiri atas 104 galur kenaf hasil seleksi pada periode hari panjang, 104 galur kenaf hasil seleksi pada periode hari pendek, dan Hc48 sebagai varietas pembanding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) berdasarkan prediksi tanggapan seleksi, nilai Efisiensi Seleksi Relatif (RSE) pada hari pendek sangat rendah karena rendahnya korelasi aditif antara periode hari pendek dan hari panjang; 2) berdasarkan evaluasi galur-galur kenaf hasil seleksi di hari pendek dan hari panjang diperoleh nilai efisiensi seleksi aktual (ESST) pada hari pendek juga sangat rendah. Berdasarkan jumlah galur yang terseleksi berdasarkan varietas pembanding, hasil seleksi di hari pendek lebih sedikit dibanding hasil seleksi pada hari panjang, yaitu 36 galur dibanding 53 galur.
Kenaf (Hibiscus cannabinus L.) is a fiber crop and classified as shortday plants (<12,5 hours/day). To get the high fiber yield, kenaf must be planted in long day period (􀂕12,5 hours/day) to keep the vegetative growth as long as posible. Ideally to improve kenaf yield potential through plant breeding, breeding activities must also be done in a long day period. It takes 10 – 12 years to release a variety because selection can only be done once a year. The time required may be reduced if selection can be done in short day period. The objective of the study was to determine the posibility of conducting selection in the short day period. The experiment was conducted at the Karangploso Experimental Station, Malang at altitude 515 m above sea level with dark gray alluvial soil types and D type climate according to Schmidt and Ferguson, began in February 2007 - October 2010. The study consists of two research activities i.e. (1). Estimation of genetic parameter in short day and long day period. In each season, seven populations (F1, F1R, F2, F2R, F3 and the two parental lines) are arranged in a randomized complete block design with three replications, (2). Evaluation of selected lines during long day and short day periods at both periods. Hundred and four selected lines from both selection periods with Hc48 as a check were evaluated in a randomized complete block with three replications. Results of the research showed that: 1) Relative Selection Efficiency (RSE) in short day environment is very low due to low additive correlation in long and short day period; 2) Actual selection efficiency based on performance of selected lines from the two periods was also very low. The number of selected lines in short day period exceeding the check variety is 36 compared to 53 from long day period.
Kata Kunci : kenaf, efisiensi seleksi relatif, periode hari panjang, periode hari pendek.