Analisis Sektor Potensial Kabupaten Wonosobo dengan Wilayah Referensi Karesidenan Kedu Tahun 2011
ACHMAD NIDZAR G., Drs. Andreas Budi Purnomo Brodjonegoro, M.A.
2015 | Skripsi | S1 ILMU EKONOMISetelah reformasi pemerintahan pada tahun 1998 setiap daerah memiliki kewenangan untuk membangun ekonomi daerahnya sesuai dengan potensi masing-masing daerah. Keadaan ini bisa memberi pengaruh positif pada setiap daerah, karena setiap daerah bisa menggunakan strategi yang sesuai dengan potensinya masing-masing. Wonosobo sebagai salah satu bagian dari Karesidenan Kedu memerlukan strategi pembangunan khusus yang dibuat berdasarkan potensinya dibanding ekonomi Karesidenan Kedu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sektor potensial Wonosobo dengan wilayah referensi/ pembanding Karesidenan Kedu tahun 2011. Penelitian ini menggunakan data sekunder Produk Domestik Regional Bruto berdasarkan Sektor periode tahun 2010-2011 yang diunduh dari situs World Bank. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Location Quotient (LQ), dan analisis Shift-Share (S-S), kemudian hasil dari analisis LQ dan S-S digabung untuk memperoleh sektor Potensial Wonosobo berdasarkan kriteria kontribusi dan pertumbuhannya. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pada tahun 2011 Wonosobo memiliki 2 sektor potensial. Kedua sektor potensial tersebut adalah sektor Pertanian dan sektor Keuangan, Persewaan, dan Jasa Perusahaan.
After Indonesia's governmental reformation in 1998 every regions in Indonesia have the authority to autonomously build their economy based on each region's potential. This condition should make a positive impact to every regions, because every regions could use the best strategy based on their best potential. Wonosobo as a part of Karesidenan Kedu need a special development strategy based on Wonosobo's potential that compared to Karesidenan Kedu. This research is aimed to analyze the potential sectors of Wonosobo with Karesidenan Kedu as it's comparation economy in 2011. This research uses secondary data of Gross domestic regional product by sectors during 2010-2011 period downloaded from World Banksite. The analyzing tools used in this reseach are Location Quotient (LQ), Shift-Share Analysis (S-S), andthe results of LQ and S-S combined to obtain the potential sectors of Wonosobo based on it's contribution and growth criteria. The results of this research shows that in 2011 Wonosobo have 2 potential sectors. Those sectors are Agriculture, and Financial Service.
Kata Kunci : Produk Domestik Regional Bruto, Location Quotient, Shift-Share, Overlay, Sektor Potensial.