Laporkan Masalah

EVALUASI PENYUSUNAN INDIKATOR KINERJA PADA PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN BADUNG

NI PUTU RINA K, Dr. Rusdi Akbar, M.Sc., CMA.

2015 | Tesis | S2 Akuntansi

Akuntabilitas kinerja merupakan sebuah bentuk pertanggungjawaban pemerintah atas kegiatan yang telah dilaksanakan. Akuntabilitas kinerja dilaksanakan untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik. Akuntabilitas kinerja yang baik tidak terlepas pengukuran kinerja yang dilakukan untuk mengetahui dan mengevaluasi kinerja pemerintah. Keberhasilan kinerja pemerintah dapat dilihat dari capaian indikator kinerja yang telah ditetapkan. Indikator kinerja yang baik adalah indikator kinerja yang berorientasi pada hasil yang dapat membawa manfaat kepada publik. Penelitian ini akan melihat pola indikator kinerja Pemerintah Daerah Kabupaten Badung dengan pendekatan Ongoing Performance Management and Measurement (OPM&M). Ongoing Performance Management and Measurement (OPM&M) digunakan untuk melihat posisi indikator kinerja Pemerintah Daerah Kabupaten Badung dengan menggunakan four quadrant analysis dan melihat kesesuaian indikator kinerja pada dokumen perencanaan dan pelaporan dengan logic models. Penelitian dilakukan dengan menganilisa data-data berupa dokumen perencanaan dan pelaporan serta melakukan wawancara dengan pihak-pihak yang berkaitan langsung dengan penyusunan indikator kinerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indikator kinerja pemerintah daerah Kabupaten Badung yang terdapat dalam dokumen perencanaan dan pelaporan telah menunjukkan kesesuaian informasi. Hasil four quadrant analysis menunjukkan bahwa indikator kinerja pemerintah daerah Kabupaten Badung masih berorientasi pada hasil dari upaya pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada publik (service delivery outcomes).

Performance accountability is a form of government accountable for the activities that have been implemented. Performance accountability is implemented to achieve good governance. Perfomance accountability is a part of performance measurement which to determine and evaluate the performance of government. The success of the government's performance can be seen on the achievement of performance indicators that have been planned. A good performance indicators should be results oriented and can bring benefits to the public. This study will look at the pattern of performance indicators in the local government of Badung regency with Ongoing Performance Management and Measurement (OPM & M) approach Ongoing Performance Management and Measurement (OPM&M) is use to looking the position of performance indicator in the local government of Badung regency with four quadrant analysis and logic models is use to looking the uniformity of performance indicator which is drafted and reported. The research will analyzing some drafted and reported document and doing an interview with the government employee who has a responsibility in performance indicator drafting. The research result showed that performance indicator have a uniformity information in drafted and reported document. The result of four quadrant analysis showed that performance indicator of the local government in Badung regency is oriented on the result or outcomes of the government’s effort in providing services to the public (service delivery outcomes).

Kata Kunci : akuntabilitas kinerja, indikator kinerja, pendekatan OPM&M, logic models, four quadrant analysis


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.