Laporkan Masalah

Hambatan Pelaksanaan Retrieval Rekam Medis di RSU PKU Muhammadiyah Delanggu Berdasarkan Analisis Fishbone

NOVIA RAHMAWATI, Ery Rustiyanto, M.Kes.,

2015 | Tugas Akhir | D3 REKAM MEDIS SV

Latar Belakang : Setiap warga negara Indonesia berhak memperoleh pelayanan kesehatan, rumah sakit merupakan salah satu sarana pelayanan kesehatan. Setiap tenaga kesehatan wajib mendokumentasikan pelayanan yang telah diberikan kepada pasien pada rekam medis sebagai bukti dan tercipta pelayanan yang berkesinambungan. Sehingga ketersediaan rekam medis pada saat dibutuhkan sangat penting, hal tersebut harus ditunjang dengan penyimpanan dan kemudahan penemuan kembali (retrieval) rekam medis. Rekam medis seringkali belum kembali ke tempat penyimpanan saat akan digunakan lagi untuk pelayanan kesehatan di rumah sakit. Dari hasil studi pendahuluan diketahui bahwa dari 145 rekam medis yang diambil saat dibutuhkan, sebanyak 96 rekam medis ada di tempat penyimpanan dan 49 rekam medis tidak ada di tempat penyimpanan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hambatan pelaksanaan retrieval rekam medis di RSU PKU Muhammadiyah Delanggu. Tujuan :Untuk mengetahui berapakah prosentase rekam medis yang tidak ditemukan di tempat penyimpanan dan apa sajakah hambatan pelaksanaan retrieval rekam medis di RSU PKU Muhammadiyah Delanggu berdasarkan analisis fishbone. Metode Penelitian : Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan rancangan studi kasus. Subjek pada penelitian ini adalah 4 orang petugas penyimpanan, 1 petugas assembling, 1 petugas koding, 1 petugas verifikasi dan kepala bagian rekam medis RSU PKU Muhammadiyah Delanggu. Objek penelitian ini adalah 1298 rekam medis rawat jalan dan rawat inap pasien lama yang diambil saat dibutuhkan. Hasil : Pelaksanaan penyimpanan rekam medis di RSU PKU Muhammadiyah Delanggu masih belum maksimal, karena sebanyak 42,79% rekam medis tidak ditemukan ditempat penyimpanan saat dibutuhkan. Hambatan dalam pelaksanaan penyimpanan adalah (1) man kurangnya jumlah petugas dan double job, (2) money anggaran dana untuk pembelian roll o'pack yang belum terpenuhi, (3) Machines pengajuan roll o'pack yang terkendala dana, (4) Method pelaksanaan retrieval terhambat karena rekam medis belum kembali ke tempat penyimpanan, (5) Materials rekam medis masih di bagian pengolahan (assembling, koding dan verifikasi) dan misfile.

Background: Every Indonesian citizen reserve the right to acquire health service, hospital is the one of the health services. Health care practitioners must be documenting the service that has been done for the patient to medical record to prove the health service created by service sustainability. The availability of medical record was important, so that to improve it needs support with the storage and the easiest way to retrieval medical record. Medical record usually does not back to the storage room after being used by health service in the hospital. The result of study knows that from 145 of medical records that have been needed, 96 are in the storage room and 49 of medical records do not in the storage room. This research was conducted to find out the obstacle implementation in the storage of medical record in RSU PKU Muhammadiyah Delanggu. Purpose: To acknowledge the amount of medical records presentation which not found in the storage room and what are some obstacle in the implementation of medical records retrieval in RSU PKU Muhammadiyah Delanggu based on Fishbone analysis. Research of Methods: This research was using qualitative descriptive method with case study. The subject of this research was 4 storage staffs, 1 assembling staff, 1 koder staff, 1 verificator staff and leader of medical record unit in RSU PKU Muhammadiyah Delanggu. The object was 1298 of medical records outpatient and inpatient which taken when needed. Result: The implementations of medical record storage in RSU PKU Muhammadiyah Delanggu were not maximal yet, because 42, 79% of medical record was not foundedin the storage room. The obstacle of the implementation were (1) Man insufficient the number of staff and double job, (2) Money budget funds to buy roll o'pack which is not realized yet, (3) Machinesunmet for submission for roll o'pack, (4) Method implementation of retrieval is hampered because the medical records do not go back into storage, (5) Materials medical records still at processing room (assembling, coding dan verification) and misfile.

Kata Kunci : Retrieval, Rekam Medis, Fishbone

  1. D3-2015-328154-bibliography.pdf  
  2. D3-2015-328154-tableofcontent.pdf  
  3. D3-2015-328154-title.pdf