PELESTARIAN DAN PEMANFAATAN CAGAR BUDAYA DI KOMPLEKS MAKAM IMOGIRI
MASYHUDI, DRS., Prof. Dr. Sumijati Atmosudiro
2015 | Tesis | S2 Ilmu ArkeologiCagar budaya merupakan sarana untuk mempelajari dan menelusuri sejarah dan budaya masa lalu yang perlu dilestarikan keberadaannya. Pelestarian cagar budaya merupakan tanggung jawab kita bersama, Oleh karena itu perlu ditumbuh kembangkan pemahaman tentang pelestarian cagar budaya, Kompleks makam Imogiri adalah cagar budya yang berpotensi sebagai bentuk sejarah Kerajaan Mataram Islam pada masa Sultan Agung yang memiliki nilai penting sejarah, ilmu pengetahuan dan Kebudayaan. Kompleks makam Imogiri merupakan cagar budaya yang bersifat living monument yang hingga kini masih difungsikan seperti semula,. Sebagai cagar budaya, kompleks makam Imogiri perlu dilestarikan dan zonasi merupakan tahapan penting yang perlu dilakukan sebagai bentuk pelindungan dan dapat dipahami sebagai penentuan batas -batas keruangan cagar budaya sesuai dengan pemanfaatannya .
Cultural heritage is a means to learn and trace some histories and ancient culture that need to be preserved. The conservation of cultural heritage has our responsibility. An understanding related to cultural heritage conservation there for has to be fastened. Imogiri cemetery complex is a potential cultural heritage that has historical value. It was built during the reign of Sultan Agung from Mataram Islam Kingdom in Sultan Agung era. The Imogiri cemetery complex has significant values, such as historival, science,and cultural values. The Imogiri cemetery complex is a living monument heritage, that still utilized function as a cemetery. So as a cultural resource, the Imogiri cemetery complex need to be conserved. Zoning as the most important stage need to be conducted to protect an determination its spatial boundaries in accordance its utilization.
Kata Kunci : pelestarian, pemanfaatan, cagar budaya, zonasi