Laporkan Masalah

PENGUKURAN TINGKAT PRODUKTIVITAS INDUSTRI TEH MAHKOTA DEWA PT. SALAMA NUSANTARA MENGGUNAKAN METODE MARVIN E. MUNDEL

DWI RETNO ASTUTI, Dr. Henry Yuliando, S.TP, MM, M.Agr

2015 | Tugas Akhir | D3 AGRO INDUSTRI

Perkembangan dunia industri yang sangat pesat menuntut suatu industri memiliki kemampuan bersaing. Daya saing sutau industri dapat diukur dengan produktivitas industri tersebut. PT. Salama Nusantara adalah suatu industri teh mahkota dewa di Kabupaten Kulon Progo. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat produktivitas industri dengan menggunakan metode Marvin E. Mundel. Metode ini digunakan sebagai metode pengukuran produktivitas dengan menggunakan data pada biaya produksi sebagai input (biaya depresiasi mesin, material, tenaga kerja, energi, perawatan mesin dan modal) dan hasil penjualan sebagai output. Dari pengukuran produktivitas didapatkan hasil indeks produktivitas parsial tertinggi pada minggu ketujuh yaitu 105,85% dan indeks produktivitas parsial terendah pada minggu ketiga yaitu 96,36%, depresiasi mesin tertinggi pada minggu ketiga yaitu 125,88% dan terendah pada minggu kelima yaitu 98,96%, material tertinggi pada minggu ketiga yaitu 125,88% dan terendah pada minggu kelima yaitu 98,96%, tenaga kerja tertinggi pada minggu kedua yaitu 109,94% dan terendah pada minggu kelima yaitu 75,84%, energi tertinggi pada minggu ketujuh yaitu 105,24% dan terendah pada minggu ketiga yaitu 83,92%, perawatan mesin tertinggi pada minggu ketujuh yaitu 105,24% dan terendah pada minggu ketiga yaitu 41,96% serta indeks produktivitas parsial modal tertinggi pada minggu ketujuh yaitu 105,24% dan terendah pada minggu ketiga yaitu 83,92%. Berdasarkan hasil pengukuran dan hasil evaluasi produktivitas di PT. Salama Nusantara, peningkatan produktivitas dapat dilakukan dengan cara perbaikan dari masing-masing input antara lain meningkatkan pemeliharaan dan perawatan mesin produksi, meningkatkan pengawasan terhadap karyawan, meningkatkan kontrol terhadap material yang dikirim oleh supplier, dan lain sebagainya.

Development world industrial which fastest demand that the industrial has skill to compete. competitiveness that industry can be measured by that productivity industry. PT. Salama Nusantara is a company mahkota dewa tea on kulon progo regency. this research to puporse tu measuring productivity level industy which using Marvin E. Mundel methode. this Methode used as measurement productivity which using data at productivity payment as input (despreciation payment machine, material, labours, enery, maitening of machine, and capital) and result of seliing to be output. From measurement of productivity, obtained result of the highest productivity index partial on seventh week is 105.85 % and the lowest producctivity partial on third week is 96.36 %, the highest despresiation of machine on third week is 125.88 % and the lowest on second week is 98.96 %, the highest material on third week is 125.88 % and the lowest on fifth week is 98.96 %, the highest labour on second week is 109.94 %. and the lowest on fifth week is 75.84 %, the highest energy on seventh week is 105.24 %, the lowest energy on third week is 82.92 % , the highest maintaning of machine on seventh week is 105.24 % and the lowest on third week is 41.96 %, and the highest capital productivity partial index on seventh week is 105.24 %, and the lowest on third week is 83.92 %. Based on result of measurement and result of productivity on PT. Salama Nusantara, enhancement of productivity can be done by manner of maintaning of each input between increasing maintance supervision control on material which sent by supplier, and others.

Kata Kunci : Teh Mahkota Dewa, Marvin E. Mundel, Produktivitas