Laporkan Masalah

KEBUTUHAN TENAGA DOKTER DAN KEBIJAKAN PENYEDIAAN TENAGA DOKTER DI PAPUA

PAULINA WATOBA, DR, Prof. dr. Laksono Trisnantoro M.Sc, Ph. D; dr. Mubasysyir Hasanbasri, MA

2015 | Tesis | S2 Kesehatan Masyarakat/MMPK

Latar belakang Indonesia masih memiliki masalah dalam kekurangan tenaga kesehatan, terutama di daerah sulit. Kurangnya tenaga kesehatan menjadi tantangan untuk memberikan kelengkapan layanan kesehatan. Fakultas kedokteran yang dimiliki oleh daerah sulit ini menjadi sumber pemenuhan tenaga kesehatan untuk daerahnya, Papua misalnya. Fakutas Kedokteran Universitas Cendrawasih berusaha berkontribusi dalam pemenuhan kebutuhan dokter bagi wilayah Papua. Tujuan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan dokter lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Cendrawasih bagi wilayah Papua. Selain itu mengetahui faktor lainnya yang mempengaruhi keinginan menjadi dokter diwilayah Papua. Metode Penelitian ini menggunakan metode deskriftif kualitatif. Data primer yang digunakan adakah hasil wawancara dengan stakeholder, dinas kesehatan, dan dokter yang bekerja diwilayah Papua. Hasil Jumlah dokter di papua 113, 75% dokter bertugas di puskesmas yang tersebar diseluruh wilayah Papua. Dokter lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Cendrawasih bekerja di wilayah papua, terutama dokter yang pendidikannya mendapat beasiswa dari pemerintah daerah. Dokter (78%) yang bekerja di daerah terpencil karena rasa semangat sebagai orang Papua. Kesimpulan Fakultas kedokteran yang dimiliki daerah sulit berkontribusi dalam memenuhi kebutuhan dokter di daerahnya. Pendistribusian tenaga kesehatan ke daerah sulit dipengaruhi oleh kebijakan pemerintah daerah seperti beasiswa dan tunjangan. Selain itu, dalam perencanaan dan pendistribusian tenaga kesehatan perlu memperhatikan motivasi kedaerahan tenaga kesehatan.

Background Indonesia has still a problem in lack health workers, particularly in the remote area. A lack of health workers is challenge to provide health service comprehensively. Faculty of Medicine that is owned by the remote area is to be the source to fulfill health workers in its territory, Papua for example. Faculty of Medicine, Cendrawasih University is provide its contribution to fulfilling the need physician in Papua Aim Aim of this research is to know the useful of doctor in Papua who graduated from Faculty of Medicine, Cendrawasih University. In addition, to find out other factors that affects a desire to be doctor in Papua. Method This research used descriptive qualitative method. Primary data that is used is an interview with the stakeholders, the local health office, and physicians in Papua. Result 113 physicians in Papua, 75% physician duty on primary health care that spread across in Papua. Physicians who graduated from Faculty of Medicine, Cendrawasih University worked in Papua region, mainly physicians who received a scholarship from the local government. The physician’s reason (78%) who worked in remote area is their spirit as a Papua person. Conclusion Faculty of Medicine who owned of remote region has contributed to fulfill physicians in its region. Health workers distributing to remote area is influenced by policy of local government, such as scholarship and incentives. Besides that, in the planning and distributing of health workers need to take a local motivation that has a health worker.

Kata Kunci : Kebutuhan tenaga kesehatan, dokter, penyediaan tenaga kesehatan, kebijakan, daerah terpencil


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.