The Non-Observance of Quality Maxim as Seen in the Movie Twilight Saga: Twilight
DWI LESTARI, Dra. Ni Gusti Ayu Roselani, M.A.
2015 | Skripsi | S1 SASTRA INGGRISSkripsi ini fokus pada pelanggaran terhadap maksim kualitas dalam film Twilight Saga: Twilight. Secara khusus, skripsi ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengelompokkan violating dan flouting terhadap maksim kualitas yang ditemukan dalam film tersebut. Ungkapan karakter yang berisi violating dan flouting beserta konteksnya digunakan sebagai data dalam penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa violating adalah strategi yang sering digunakan dalam film tersebut (25 kasus). Strategi ini diikuti oleh flouting yang dilakukan dengan beragam cara: mengatakan sesuatu yang tidak merepresentasikan apa yang pembicara pikirkan (8 kasus), melebih-lebihkan (1 kasus), menggunakan ironi (1 kasus), dan berkelakar (3 kasus). Flouting terhadap maksim kualitas dengan menggunakan metafora tidak ditemukan dalam penelitian ini, mengindikasikan bahwa metafora mungkin dipertimbangkan sebagai cara yang tidak efektif untuk menyampaikan pesan secara tidak langsung.
This graduating paper focuses on the non-observance of Quality maxim in the movie Twilight Saga: Twilight. More specifically, it attempts to identify and classify violating and flouting of the maxim found in the movie. The characters' utterances containing of violating and flouting of the maxim along with the context were used as the data of this research. The findings of this research show that violating is the strategy mostly used in the movie (25 cases). It is followed by flouting which is done in various ways: saying something which does not represent what the speaker thinks (8 cases), exaggerating (1 case), using irony (1 case), and bantering (3 cases). Flouting the maxim of Quality by using metaphor is not found in this research, indicating that metaphor may be considered as an ineffective way to deliver a message implicitly.
Kata Kunci : context, speech acts, implicature, cooperative principle, violating and flouting of Quality maxim