Laporkan Masalah

KONSUMSI DAN KECERNAAN RANSUM MENGANDUNG PROTEIN TERPROTEKSI PADA KAMBING BLIGON BETINA

ALFIAN DUKHAN, Prof. Dr. Ir. Kustantinah, DEA; Ir. Bambang Suhartanto, DEA

2015 | Skripsi | S1 ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKAN

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsumsi dan kecernaan nutrien ransum mengandung protein terproteksi pada kambing Bligon betina. Penelitian menggunakan 20 ekor kambing Bligon betina berumur 1,5 sampai 2 tahun dengan rata-rata berat badan 16 kg. Ternak ditempatkan secara acak menurut perlakuan pakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dibagi dalam 5 kelompok (R1, R2. R3, R4, R5) dengan jumlah ulangan ternak tiap kelompok perlakuan adalah 4 ekorternak. Perlakuan R1 (rumput raja dan penambahan daun Gliricidia maculata). R2 (rumput raja dan suplementasi protein proteksi 0%), R3 (rumput raja dan suplementasi protein proteksi 15%), R4 (rumput raja dan suplementasi protein proteksi sebesar 30%), dan R5 (rumput raja dan suplementasi protein proteksi sebesar 45%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian suplementasi protein proteksi pada pakan basal rumput raja (R1,R2,R3,R4, dan R5) pada kambing Bligon betina memberikan pengaruh yang nyata terhadap konsumsi bahan kering (BK), bahan organik (BO), serat kasar (SK), dan lemak kasar (LK), tetapi untuk konsumsi protein kasar (PK) menunjukkan pengaruh yang tidak nyata. Kecernaan nutrien pakan perlakuan (R1, R2, R3, R4, dan R5) juga memberikan pengaruh yang nyata terhadap kecernaan BK, BO, SK, dan LK, tetapi kecernaan PK menunjukkan pengaruh yang tidak nyata. Pengaruh yang nyata juga ditunjukkan terhadap pertambahan berat badan harian (PBBH). Pertambahan berat badan harian untuk setiap perlakuan secara berturut-turut yaitu R1 30,8 g/ekor/hari, R2 57,9 g/ekor/hari, R3 49,5 g/ekor/hari, R4 58,3 g/ekor/hari, dan R5 61,3 g/ekor/hari. Berdasarkan penelitian ini dapat diambil kesimpulan bahwa pemberian suplementasi protein terproteksi pada pakan basal rumput raja dapat meningkatkan konsumsi dan kecernaan nutrien, serta PBBH pada kambing Bligon betina.

This study aimed to determine the intakes and nutrient digestibility of rations containing protein protected on female Bligon goat. The study used 20 female goats Bligon aged 1.5 years to 2 years with an average of 16 kg body weight. Livestock are placed randomly in Completely Randomized Design (CRD) were divided into 5 groups (R1, R2. R3, R4, R5) the number of livestock replications of each treatment group was 4 head of cattle. R1 (king grass and leaves the addition of Gliricidia maculata). R2 (king grass and protein supplementation protection 0%), R3 (king grass and protein supplementation protection 15%), R4 (king grass and protein supplementation protection by 30%), and R5 (king grass and protein supplementation protection by 45%). The results showed that the protective protein supplementation on basal feed king grass (R1, R2, R3, R4, and R5) in goats female Bligon significant effect on the consumption of dry matter (DM), organic matter (BO), crude fiber (SK), and crude fat (LK), but for the consumption of crude protein (CP) showed no obvious effect. Nutrient digestibility of feed treatment (R1, R2, R3, R4, and R5) also provide significant effect digestibility BK, BO, SK, and LK, but digestibility PK showed no obvious effect. Significant effect was also shown to the daily body weight gain. Daily body weight gain for each treatment in a row that R1 30.8 g / head / day, R2 57.9 g / head / day, R3 49.5 g / head / day, R4 58.3 g / head / day, and R5 61.3 g / head / day. Based on this study it can be concluded that supplementation of protein protected the basal feed king grass can increase consumption and nutrient digestibility, and PBBH on Bligon female goat.

Kata Kunci : Konsumsi, kecernaan in vivo, suplementasi, protein terproteksi, kambing Bligon

  1. S1-2015-297781-abstract.pdf  
  2. S1-2015-297781-bibliography.pdf  
  3. S1-2015-297781-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2015-297781-title.pdf