PERAN PENILAI INTERNAL DIREKTORAT JENDERAL KEKAYAAN NEGARA DALAM PROSES PEMANFAATAN SEWA BARANG MILIK NEGARA DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN KEUANGAN
DEWI RAHAYU, Prof. Dr. Nurhasan Ismail, S.H., M.Si
2014 | Tesis | S2 HukumTujuan penelitian dari Tesis ini adalah mendeskripsikan peran Penilai Internal Direktorat Jenderal Kekayaan Negara dalam pelaksanaan penilaian pemanfaatan Barang Milik Negara khususnya Sewa, dan menggali kendala/hambatan yang timbul dalam pelaksanaan penilaian pemanfaatan Barang Milik Negara. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian yuridis normative dengan pendekatan kualitatif. Metode penelitian kualitatif ada 4 (empat) langkah yang harus ditempuh yaitu kualitas/kualifikasi data-data yang didapat dari hasil penelitian, penelitian disusun secara sistematis, dalam pengambilan kesimpulan dilakukan dengan menggunakan metode induktif yakni menyimpulkan suatu kasus dengan berangkat dari teori, doktrin dan undang-undang menuju kepada kesimpulan yang bersifat umum dan menjawab permasalahan. Teknik pengumpulan data yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan dan penentuan lokasi penelitian ini menggunakan metode Purposive Sampling yaitu penarikan sampel didasarkan pada tujuan-tujuan tertentu. Hasil penelitian disimpulkan, eksistensi dan peran penilai internal Direktorat Jenderal Kekayaan Negara semakin diperlukan dalam proses pemanfaatan sewa Barang Milik Negara pada khususnya dan pengelolaan Barang Milik Negara pada umumnya di Lingkungan Kementerian Keuangan. Penilai yang ahli dapat menghasilkan nilai yang akurat yang memenuhi unsur asas kepastian nilai serta mendukung terselenggaranya asasasas dalam pengelolaan Barang Milik Negara sehingga dapat membantu optimalisasi pemanfaatan Barang Milik Negara yang berdampak pada peningkatan penerimaan PNBP. Peran penilai perlu ditingkatkan karena penting dalam menentukan nilai wajar dalam pemanfaatan sewa Barang Milik Negara.
The research objective of this thesis is to describe the role of internal appraisal Directorate General of State Asset Management in the implementation of the use of State Property valuation in particular rental and explore the obstacles/barriers that arise in the use of assessment of State Property. The method used in this research is normative juridical research method with qualitative approach. Qualitative research methods there are 4 (four) steps should be taken of the quality/qualification data obtained from hasil penelitian, arranged systematically study, the deduction is done by using the inductive method which concludes a case to depart from the theory, doctrine and enactment Act leads to the conclusion of a general nature and addressing. Data collection techniques used in this research in the study of literature and determining the location of this study using purposive sampling method is sampling based on certain goals. The final conclusion, the existence and role of internal appraisal Directorate General of State Asset Management increasingly necessary in the process of utilization of State Property rental in particular and State Property management in general in the Ministry of Finance. Expert appraiser who can produce accurate values that meet the elements of the principle of certainty of value and support the implementation of the principles in the management of State Property that can help optimize the utilization of State Assets that have an impact on the increase in non-tax revenues. The role of the assessor needs to be improved because it is important in determining the fair value of the lease utilization of State Property.
Kata Kunci : Peran Penilai Internal DJKN, Proses Pemanfaatan Sewa, Barang Milik Negara, Kementerian Keuangan