Laporkan Masalah

PERSPEKTIF HUKUM INDONESIA TERHADAP HAK CIPTA SEBAGAI JAMINAN KREDIT

YUDHA HERPRASETYO, Dina Widyaputri K, S.H., LLM.

2015 | Tesis | S2 Hukum

Tujuan penelitian dari tesis ini yaitu untuk mengetahui dan menganalisis syarat hak cipta yang dapat digunakan sebagai objek jaminan utang menurut perspektif hukum jaminan Indonesia serta menganalisis lembaga jaminan yang dapat memfasilitasi hak cipta sebagai objek jaminan kredit. Manfaat penelitian dari tesis ini terdiri atas manfaat ilmiah dan manfaat praktis. Manfaat ilmiah yaitu bahwa hasil penelitian ini dapat menjadi sumbangan ilmu pengetahuan dalam pengembangan ilmu hukum, khususnya hukum bisnis, dan manfaat praktis yaitu dapat memberikan solusi yang tepat bagi pengambil kebijakan jika timbul masalah terkait hak cipta sebagai jaminan kredit. Penelitian ini bersifat yuridis normatif, yang mengacu pada sumber data sekunder sebagai data pendukungnya dan dalam pelaksanannya secara terbatas mencakup penelitian terhadap asas-asas hukum, perbandingan hukum, sistematika hukum, dan inventarisasi hukum positif. Penelitian dilakukan dalam bentuk penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan studi dokumenter pada data yang yuridis dan relevan dengan cara menghimpun, menginventarisir dan mensistematisasi data yang berhubungan dengan masalah yang diteliti. Analisis data disajikan secara deskriptif dengan memberikan gambarangambaran (deskripsi) melalui penulisan atas temuan-temuan dan lebih mengutamakan kualitas data daripada kuantitas data. Hasil penelitiannya adalah hak cipta dapat dijadikan sebagai objek jaminan karena merupakan benda bergerak dan tidak berwujud, aset tidak lancar (goodwill), dapat dinilai jumlah perolehannya, dapat menghasilkan pendapatan bagi pemiliknya, telah didaftarkan terlebih dahulu ke Dirjen HKI, dan masih dalam masa perlindungan karena berkaitan dengan nilai keekonomian hak cipta tersebut. Lembaga yang dapat memfasilitasi hak cipta sebagai jaminan kredit adalah lembaga jaminan fidusia. Hak cipta dapat dibebani jaminan dalam bentuk fidusia sebagaimana diatur dalam Pasal 4 sampai dengan Pasal 10 UUJF, bukan pada benda yang dibebani hak cipta tersebut, tetapi nilai ekonomi yang melekat pada hak cipta tersebut.

The research objective of this thesis is to determine and analyze the copyright terms that can be used as an object of collateral according to Indonesian security law perspective and analyze the security institutions that can facilitate the object of copyright as loan collateral. The benefits of research of this thesis consists of the benefits of scientific and practical benefits. Scientific benefit is that the results of this study will be of help in the development of the science of jurisprudence, especially business law, and practical benefits that can provide the right solution for policy makers if problems arise related to copyright as loan collateral. This research is normative juridical, which refers to the secondary data sources as supporting data and limited in its implementation includes the study of the principles of law, comparative law, legal systematics, and the inventory of positive law. The study was conducted in the form of literature research and field research. Data was collected by documentary studies on juridical and relevant data by collecting, inventorying and systematized data related to the problem under study. Analysis of the data presented descriptively by giving descriptions (description) through the writing on the findings and prioritize data quality rather than quantity of data. Research results are copyright can be used as collateral object because it is movable and intangible, non-current assets (goodwill), can be assessed the amount of acquisition, can generate income for the owner, has been registered in advance to the Director General of Intellectual Property Rights, and are still in a period of protection for related to the economic value of the copyright. Institutions that can facilitate copyright as loan collateral is a fiduciary institution. Copyright can be encumbered collateral in the form of a fiduciary as stipulated in Article 4 to Article 10 UUJF, not the object that bears the copyright, but the economic value attached to the copyright.

Kata Kunci : hak cipta, jaminan, kredit


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.