EVALUASI AKUNTABILITAS KINERJA PENGELOLAAN ALOKASI DANA DESA (ADD) KASUS SELURUH DESA DI KECAMATAN KLEDUNG KABUPATEN TEMANGGUNG TAHUN 2013
RANI EKA DIANSARI, Dr. John Soeprihanto,MIM.
2015 | Tesis | S2 AkuntansiKonsep New Public Management (NPM) merupakan konsep yang berkaitan dalammewujudkan akuntabilitas sebagai indikator tercapainya Good Government Governance.Konsep tersebut mengarahkan organisasi sektor publik untuk memberikan pelayanan yang lebih berorientasi terhadap dampak (outcome) kepada masyarakat yang terkait dalam organisasi. Desa-desa pelaksana Program ADD (Alokasi Dana Desa) menunjukkan asas akuntabilitas dalam pengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD) melalui tahapan Perencanaan, Pelaksanaan hingga Pertanggungjawaban ADD.Penelitian ini memfokuskan perhatian pada penerapan prinsip akuntabilitas dalam pengelolaan Alokasi Dana Desa dengan tujuan untuk mendeskripsikan akuntabilitas pengelolaan Alokasi Dana Desa dengan menggunakan Model Performance Blueprint. Penelitian ini dilakukan karena TimPelaksana Alokasi Dana Desa dalam menyelenggarakan administrasi keuangannya terindikasi belum sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi Pemerintah Kabupaten Temanggung, khususnya Kecamatan Kledung dalam upaya meningkatkan akuntabilitas pengelolaan Alokasi Dana Desa. Penelitian ini dilakukan pada desa-desa di wilayah KecamatanKledung, sebagai lokasi pelaksanaan Alokasi Dana Desa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, alat analisis yang digunakan adalah Performance Blueprint yang mampu mengategorikan indikator kinerja yang terdapat pada Desa-desa di Kecamatan Kledung Kabupaten Temanggung menjadi empat kategori sesuai dengan ranking yang terdapat dalam four quadrantanalysis. Metode penelitian juga dilakukan dengan menganalisis data dan wawancara sebagai alat untuk memperoleh informasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa untuk perencanaan danpelaksanaan kegiatan Alokasi Dana Desa, sudah menampakkan adanya pengelolaan yang akuntabel dan transparan tetapi indikator kinerja yang dimiliki desa-desa di Kecamatan Kledung Kabupaten Temanggung didominasi oleh prioritas ke empat yaitu Quantity of effort yang berfokus pada delivery service yang mengacu pada proses kegiatan belum mengacu pada hasil. Faktor yang menjadi penghambat pengelolaan program ADD adalah terbatasnya kemampuan aparatur pemerintah desa dalam pelaksanaan Alokasi Dana Desa (ADD), Lemahnya kinerja pengelolaan keuangan desa dan lemahnya pengawasan BPD dan masyarakat terhadap penyelenggaraan pemerintah desa. Kata Kunci : New Public Management (NPM), Akuntabilitas, Performance Blueprint, Alokasi Dana Desa, Indikator Kinerja
The concept of New Public Management (NPM) is a related concept in creating accountability as an indicator of the Good Government Governance. The concept of direct public sector organizations to deliver services more oriented towards impact (outcomes) to the people involved in the organization. Program implementers villages ADD (Village Fund Allocation) shows the principle of accountability in the management of the Village Fund Allocation (ADD) through the stages of planning, Implementation until Accountability ADD. This study focuses attention on the application of the principle of accountability in the management of the Village Fund Allocation for the purpose of describing the Village Fund Allocation management accountability by using Model Performance Blueprint. This research was carried out because the Village Fund Allocation Implementation Team in performing its financial administration has not indicated in accordance with applicable regulations. This research is expected to be useful for Government, particularly Sub District of Kledung in an effort to improve the accountability of the management of the Village Fund Allocation. This research was conducted in villages in the subdistrict Kledung, as the location of the implementation of the Village Fund Allocation. This study used a qualitative method with a case study approach, tools of analysis is Performance Blueprint are able to categorize the performance indicators contained in the villages in the sub district Kledung into four categories according to the rankings contained in the four quadrant analysis. The research method was also carried out by analyzing the data and interviews as a means to obtain information. The results of this study indicate that for the planning and implementation of activities Village Allocation Fund, has revealed the existence of management accountable and transparent but performance indicators held villages in the sub district is dominated by Kledung fourth priority is Quantity of effort that focuses on the delivery service which refers to the process of referring to the results yet. Factors that constrain the ADD program management is the limited ability of the government apparatus village in the implementation of the Village Fund Allocation (ADD), Weak rural financial management performance and weak supervision of the implementation of the BPD and public officials. Keywords : New Public Management (NPM), Accountability, Performance Blueprint, Fund Allocation of Village, Performance Indicators
Kata Kunci : New Public Management (NPM), Akuntabilitas, Performance Blueprint, Alokasi Dana Desa, Indikator Kinerja