PENGARUH KARAKTERISTIK PROFESIONAL, SIKAP SKEPTIS, DAN FAKTOR DEMOGRAFI TERHADAP KOMITMEN PROFESIONAL AUDITOR INTERNAL UNIVERSITAS NEGERI DI JAWA TENGAH DAN D.I YOGYAKARTA
TRI WENING NUGRAHENI, SE., AK., Prof. Bambang Riyanto LS, MBA., Ph.D.
2015 | Tesis | S2 Sains AkuntansiSalah satu aspek penting yang menjadi tolok ukur keberhasilan perguruan tinggi dewasa ini adalah good governance, suatu sistem yang berfungsi untuk mengarahkan dan mengendalikan organisasi. Konsekuensi logis adanya otonomi Perguruan Tinggi Negeri adalah tata kelola yang baik atau lebih sering disebut good governance. Oleh karena itu, sudah selayaknya Perguruan Tinggi Negeri mulai merintis dan membangun Good Governance melalui BLU yang ditandai dengan prinsip-prinsip transparansi, kemandirian, akuntabilitas, dan pertanggungjawaban. Salah satu perangkat untuk mencapai sistem pengawasan atas kegiatan yang dilakukan pihak manajemen universitas adalah internal audit atau Satuan Pengawasan Intern (SPI). Seorang auditor internal diharapkan memiliki komitmen profesional dalam melaksanakan pekerjaannya, karena dengan memiliki komitmen pada profesi yang diembannya, diharapkan akan meningkatkan komitmen pada organisasinya. Karakterisitik profesional dan demografi juga dapat memengaruhi komitmen profesional auditor internal. Auditor internal juga memerlukan sikap skeptis dalam mengumpulkan dan memahami bukti-bukti yang diperlukan hal ini digunakan untuk membuktikkan bahwa operasional organisasi berjalan dengan baik sesuai kebijakan dan standar yang telah diberlakukan. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Menguji secara empiris pengaruh karakteristik profesional terhadap komitmen profesional auditor internal; (2) Menguji secara empiris pengaruh sikap skeptis terhadap komitmen profesional auditor internal; dan (3) Menguji secara empiris pengaruh faktor demografi terhadap komitmen profesional auditor internal. Penelitian ini dilaksanakan di beberapa universitas negeri yang berada di wilayah Yogyakarta dan beberapa Jawa Tengah. Subjek penelitian ini yaitu auditor internal. Penentuan sampel menggunakan metode purposive sampling, dan diperoleh sebanyak 61 orang auditor internal. Pengambilan data menggunakan kuesioner. Metode analisis data yang digunakan yaitu metode confirmatory factor analysis dan cronbach’s alpha untuk validitas dan reliabilitas. Uji asumsi klasik yang digunakan meliputi uji normalitas, multikolinieritas dan heteroskedastisitas. Sedangkan uji hipotesis menggunakan metode analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) karakteristik profesional berpengaruh positif terhadap komitmen profesional audit internal; (2) sikap skeptis berpengaruh positif terhadap komitmen profesional audit internal; (3) demografi tidak berpengaruh terhadap komitmen profesional audit internal. Berdasarkan hasil penelitian dapat dikemukakan saran-saran sebagai berikut: (1) untuk penelitian selanjutnya mengenai topik yang serupa disarankan menambahkan aspek-aspek lain agar memperoleh gambaran yang menyerluruh, seperti dengan menambahkan aspek independensi, etika auditor, lingkungan kerja atau kepuasan kerja auditor. (2) Untuk penelitian mendatang, sebaiknya menambah variabel independen, variabel moderating atau variabel intervening guna mengetahui variabel-variabel lain yang dapat mempengaruhi dan memperkuat atau memperlemah variabel dependen. (3) Untuk penelitian mendatang, disarankan survei dengan metode lain, misalnya wawancara secara langsung agar dapat dilakukan pengawasan atas jawaban responden dalam menjawab pertanyaaan. (4) Untuk auditor internal diharapkan dengan memiliki karakteristik profesional dan sikap skeptis dapat meningkatkan komitmen profesionalnya. Kata kunci: karakteristik profesional, sikap skeptis, demografi, komitmen profesional, auditor internal.
One important aspect which to measure the college today is of good governance, a system that serves to direct and control an organization. A logical consequence of the autonomy of Universities is a good governance or more often referred to as good governance. Therefore, Universities should already begin pioneering and build Good Governance through BLU (Badan Layanan Umum) characterized by the principles of transparency, independence, accountability, and accountability. One of the tools to achieve the system of supervision over activities conducted the management of the University is the internal audit or internal auditing unit (SPI). An internal auditor is expected to have a professional commitment in carrying out his work, because with a commitment to the profession which he retained, is expected to increase commitment to the organization. Characterisitics of the professionals and demographics can also affect the internal auditor's professional commitments. The internal auditors also need the skepticism in gathering and understanding the necessary evidence it used to membuktikkan that the operational organization goes well according to the policies and standards that have been put in place. This research aims to: (1) Examine empirically the influence of professional characteristics of the internal auditor's professional commitment; (2) Examine empirically the influence of skepticism towards the internal auditor's professional commitment; and (3) Examine empirically the influence of demographic factors of internal auditors professional commitment. This research was carried out in some public University located in Yogyakarta and Central Java. The subject of this research is the internal auditor. Determination of the sample using a purposive sampling method, and retrieved as many as 61 people's internal auditor. Data retrieval using a questionnaire. Methods of data analysis used the method of confirmatory factor analysis and cronbach's alpha for validity and reliability. A classic assumption test used, including normality, multicolinierity and heteroskedacity tests. And the hypothesis testing using multiple regression analysis method. The results showed that: (1) characteristic professionals have positive influence to professional commitment internal audit; (2) skeptical a positive influence to professional commitment internal audit; (3) demography did not have any influence on professional commitment internal audit. Based on the results of the research can be put forward the following suggestions: (1) for further research on the topic that similar suggested adding other aspects to obtain an overall picture, such as by adding the independency, ethical auditors, work environment or job satisfaction the auditor. (2) for further research, should add the independent variable, variable moderating or variable intervening to identify other variables that can influence and strengthen or weakens the dependent variable. (3) for further research, suggested that survey with other methods, for example interview directly so it can be supervision for answers respondents in answering the question. (4) For internal auditors are expected to have the characteristics of professional and skepticism can improve professional commitment. Key words: professional characteristic, skepticism, demographic, professional commitment, internal auditor.
Kata Kunci : karakteristik profesional, sikap skeptis, demografi, komitmen profesional, auditor internal; professional characteristic, skepticism, demographic, professional commitment, internal auditor