PEMBAGIAN RELUNG SPASIAL KOMUNITAS BURUNG KOTA PADA POHON Ficus benjamina L. di KOTA YOGYAKARTA
MUHAMMAD FAJRI ROKHMAD, Dr. Retno Peni Sancayaningsih, M.Sc.; Susilo Hadi, S.Si., Ph.D.
2015 | Tesis | S2 BiologiPenelitian ini bertujuan untuk menakar kualitas kehidupan liar melalui pembagian relungyang masih tersisa di kota Yogyakarta dengan menggunakan komunitas burung yang memanfaatkan sumber daya pohon ficus yang ada di kota Yogyakarta. Pohon ficus dipilih karena merupakan salah satu spesies sumber daya kunci. Penelitian relung ini menggunakan 4 lokasi di dalam kota Yogayakarta yang memiliki pohon ficus dan banyak kegiatan manusia aktif terjadi di sekitarnya, yang di antaranya Alun-alun Utara, Taman Budaya, Kota Baru, dan Minggiran. Penelitian menggunakan metode scan-sampling dan point-count. Analisis data secara kuantitatif memanfaatkan indeks keluasan relung Levin (B’), tumpang tindih relung Pianka (O) indeks keanekaragaman Shannon-Whiener (H’), dan indeks dominansi Simpson (D’), dan analisi guild sebagai ekstensi analisis relung. Analisis statistik dibantu dengan program Microsoft excel 2010, dengan menggunakan ANOVA single factor untuk mencari hubungan antara volume kanopi dan interval waktu dengan total frekuensi burung teramati. Program PFE dan MVSP digunakan untuk mengkonstruksi dendrogram dengan koefisien jaccard. Hasil penilitian menunjukkan bahwa kualitas lingkungan kota Yogyakarta ditinjau dari daya dukung terhadap keberlangsungan komunitas burung adalah rendah hingga moderat dengan rentang nilai H’ 0,98 s/d 1,87 dan guild trofik dimana banyak guild yang terisi banyak spesies burung yang berkompetisi di dalamnya. Berdasarkan indeks keluasan relung(B’) maka kota Yogyakarta cukup mampu menyokong kebutuhan komunitas burung dengan sifat komunitas burung kota yang cenderung bersifat specialist dalam mengokupasi sumber daya pohon ficus karena ditengarai spesies specialist lebih mampu menggunakan sumber daya yang terbatas secara lebih efisien.
This study aims to assess the quality of wildlife through the niche partition of the city of Yogyakarta using bird community which utilizing the resources of ficus tree in the city of Yogyakarta. Ficus tree has been chosen because it is one of the key resource species. The data was taken using point count method and scan sampling used as sampling method. Levin (B’), Shannon-Whiener (H’), Simpson’s value of Dominance (D’) were the indices utilized to analyse the environment quality and support through niche partition formed. Microsoft Excel was the support additions to perform single factor ANOVA statistical analysis. PFE and MVSP were used to construct the dendrogram. The results showed that the environmental quality of the city of Yogyakarta according to the bird community sustainability is low to moderate with a range of values of H ' 0,98 s / 1,8. Based on the value of breadth indice ( B'), the city of Yogyakarta is quite capable on supporting the needs of the bird community due to its character which tend to be specialist on occupying the resources provided by ficus tree. It is strongly caused by the fact that specialist species are better able to use limited resources than the generalist species.
Kata Kunci : relung spasial, komunitas burung kota, pohon ficus, kota Yogyakarta