EVALUASI BINA EKONOMI PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT KELURAHAN (PPMK) DALAM UPAYA PENINGKATAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI KELURAHAN KOJA, KOTA ADMINISTRASI JAKARTA UTARA
ERWIN THAHER, S.SOS., Dr. Bevaola Kusumasari
2014 | Tesis | S2 Magister Administrasi PublikTujuan penelitian dan Evaluasi Bina Ekonomi Program Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (PPMK) Dalam Upaya Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat di Kelurahan Koja, Kota Administrasi Jakarta Utara, metode penelitian menggunakan kualitatif dengan pendekatan wawancara baik pada key informan maupun informan adapun fokus penelitian menggunakan empat dimensi evaluasi ; efektivitas, kecukupan, pemerataan dan dan responsivitas. Terhadap evaluasi dilihat dari dimensi efektivitas menujukan bahwa, masyarakat sangat apresiasi atas program ini namun sisi kelemahan dari program ini adalah sosialisasi dan pemberian pemahaman kerarah perubahan pemikiran positif warga masyarakat penerima yang masih dirasa kurang yang pada akhirnya dana bergulir yang diberikan oleh warga penerima belum dapat mengembangkan atau mengetaskan usaha warga kearah kemandirian. Terhadap dimensi kecukupan khususnya atas azas dan prinsip; keadilan, kejujuran dan kemitraan pada program ini, dimana kecendeurngan atas indikator keadilan dan kejujuran telah berjalan secara relatif, artinya masih ada pengguna anggaran yang didasarkan atas kedekatan dengan pihak-pihak pengelola program, secara umum program ini hanya besifat temporer menggairahkan perkonomian ditingkat wilayah namun ada sebagian kecil lainnya yang dapat bertahan. Hasil evaluasi dilihat dari dimensi pemerataan dengan memperhatikan kinerja lurah sebagai pelaksana tenis sudah cukup memadai karena faktor keterlibatan dan kemauan lurah untuk menjadi fasilitaror, namun dari sisi keberhasilan secara umum masih jauh dari indikasi adanya kontribusi kemandirian ekonomi pasca penerimaan Bina Ekonomi mengingat, indikasi kemacetan atau gagal bayar serta kemanfaatan dari bina ekonomi yang di rasakan tidak terlihat. Terhadap dimensi Responsivitas atas evaluasi program PPMK bila dilihat dari keterlibatan organisasi dan masyarakat dan evaluasi tindak lanjut program memperlihatkan bahwa dari sisi keterlibatan organisasi masyarakat dirasakan belum memadai dari sisi tenis, mengingat keterlibatan organisasi LSM, tidak memberikan kontribusi nyata atas pembinaan dan pendampingan yang pada akhirnya memberikan dampak evaluasi dan monitoring, pelaksanaan bina ekonomi cenderung tidak berjalan yang pada akhirnya bermuara pada tidak berkembangnya program ini sebagaimana tujuan kemandirian ekonomi masyarakat, sedangkan dari sisi indikator evaluasi tindak lanjut, dari berbagai permasalahan yang di ungkapkan narasumber serta proses implementasi atas pelaksanaan PPMK Bina Ekonomi menujukkan masih adanya kelemahan-kelemahan yang sangat mendasar baik kelemahan sumber daya manusia, dan kelemahan sistem.
The purpose of the research and evaluation of the Economic Development Program community empowerment Village (PPMK) in an attempt to Increase the welfare of society in district Koja, North Jakarta, using qualitative research methods with good interview approaches on key informant or informants as a focus of research using four dimensions of evaluation; the effectiveness, adequacy, equity and responsiveness. On evaluation seen from the dimensions of the effectiveness of showing that , the people is an appreciation of this program but the side of the weakness of the program is the socialization and the provision of understanding to changes positive thinking citizens of beneficiaries who still feel less to finally revolving funds provided by the recipient could not develop or residents effort at independence. The evaluation results from the point of view of the dimensions of fair distribution by taking into account the performance of urban village as the executor of tennis quite adequate because the involvement and wishes of urban village heads to become facilitator, but from the side of the success of in general is still far from an indication of the contribution economic independence in the aftermath of economic development revenue considering an indication of congestion or failed to pay as well as benefit of economic development in feel invisible. Against dimensions responsiveness over program evaluation PPMK when viewed from an engagement organization and the community and a follow-up evaluation program shows that of the side in the organization of society involvement perceived has not done enough from the side of tennis , organization remember the involvement of NGOS, not provide real contribution over guidance and flanking eventually provide the impact of evaluation and monitoring, the implementation of economic development tends to result in which in turn ended up at the rise of the not this program as the purpose of community economic independence , in terms of indicators a follow-up evaluation , of the problems that argue in the source of information and the process of the implementation of the implementation of the economic development PPMK featured weakness fact that there are still very fundamental good weakness of human resources, and weakness of the system.
Kata Kunci : -