IMPLEMENTASI KEBIJAKAN SERTIFIKASI GURU POLA PENDIDIKAN DAN LATIHAN PROFESI GURU (PLPG) DALAM MENINGKATKAN PROFESIONALITAS GURU DI KABUPATEN KARANGASEM PROVINSI BALI
I GEDE MASTIKA, Prof. Dr. Wahyudi Kumorotomo; Dr. Nunuk Dwi Retnandi, M.Si.
2015 | Tesis | S2 Magister Administrasi PublikJudul tesis ini adalah “Implementasi Implementasi Kebijakan Sertifikasi Guru Pola Pendidikan Dan Latihan Profesi Guru (PLPG) Dalam Meningkatkan Profesionalitas Guru Di Kabupaten Karangasem Provinsi Baliâ€. Latar belakang penelitian ini adalah bahwa kebijakan sertifikasi guru yang telah diimplementasikan selama lima tahun pertama (tahun 2006 sampai dengan 2010) melalui pola penilaian fortopolio, tidak berdampak signifikan terhadap peningkatan profesionalitas guru dan kualitas pendidikan secara umum. Pada tahun 2011 pemerintah melakukan perubahan pola sertifikasi menjadi Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG). Permasalahan yang akan dibahas dalam Tesis ini adalah: bagaimanakah implementasi kebijakan Sertifikasi Guru pola PLPG dapat meningkatkan profesionalitas guru di Kabupaten Karangasem Provinsi Bali. Sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi kebijakan Sertifikasi Guru dan faktor-faktor yang berpengaruh terhadap peningkatan profesionalitas guru di Kabupaten Karangasem Provinsi Bali. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui wawancara dan observasi terhadap pelaksana sertifikasi guru di Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Karangasem, dan guru-guru di Kabupaten Karangasem yang mengikuti sertifikasi guru pola PLPG. Analisis data penelitian dilakukan dengan display data, reduksi data, dan verifikasi data menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian ini adalah: Pertama, profesionalitas guru dilihat melalui hasil uji kompetensi guru pasca sertifikasi pola PLPG berada pada kategori sedang. Kedua, faktorfaktor yang mempengaruhi belum maksimalnya pencapaian profesionalitas guru di Kabupaten Karangasem dilihat dari aspek kebijakan yaitu: 1) Inkonsistensi implementasi aturan penetapan peserta, 2) Pemberian kesempatan ujian ulang bagi peserta sertifikasi yang tidak lulus ujian utama, 3) Inkonsistensi implementasi aturan tugas tambahan guru yang equivalen dengan jam mengajar, 4) Pembayaran tunjangan profesi guru dengan mempriritaskan beban mengajar per-minggu, 5) Tidak selarasnya aturan linieritas penetapan peserta dengan aturan kenaikan pangkat guru, 6) Terbatasnya program peningkatan mutu pendidik dan tenaga kependidikan di Kabupaten Karangasem. Dilihat dari aspek ekonomi yaitu, membaiknya kondisi ekonomi guru yang sudah sertifikasi tidak diikuti dengan alokasi yang memadai dari tunjangan profesi guru untuk menunjang kegiatan pengembangan profesi seperti peningkatan kualifikasi pendidikan, penelitian dan penulisan karya ilmiah, dan pembiayaan organisasi profesi guru. Dilihat dari aspek sosial yaitu, meningkatnya status sosial guru berdampak positif terhadap peningkatan semangat dan motivasi guru dalam melaksanakan proses pembelajaran, namun belum menunjukkan dampak yang signifikan terhadap semangat dan motivasi guru untuk meningkatkan prestasi akademik.
The research title is The Implementation of Teachers’ certification policy in the form of Teacher Education and Training to improve teachers’ professionalism in Karangasem, Bali Province. The study is triggered by the Teachers certification Policy which has been implemented for 5 years as the following details: the first five-year from 2006- 2010, the certification was assessed by Portpholio Assessment which has nearly no impact on the teachers’ professionalism and the quality of education in general. In 2011, the government has chaged the policy by introducing teachers training and education and is well known as PLPG in Bahasa Indonesia. The main problems discussed in the study: How is the Policy of teacher’ certification using teachers education and training pattern or PLPG able to improve teachers’ professionalism in Karangasem, Bali Province. This study aims to acknowledge the teachers certification policy using teachers education and training pattern in Karangasem, Bali Province. This study is qualitative descriptive. The data is collected by using interview, observation on the subject matters in the local education authority (Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga) of Karangasem, Bali Province. The data is then analysed using the data reduction, display, verification and triangulation. The results of the study are described as following: Fisrt, Teachers’ professionalism is viewed from the results of Teachers Comptency Test after teacher’s education and trining pre certification (PLPG) which shows a medium category. Second, factors affects the teachers professionalism in karangasem in term of the policy implementation are 1) the inconsistency of the regulation of participation selection, 2) the opportunity to retake the test for the participants who do not pass the test, 3) Inconsistency of the regulation of teachers’ additional task s which are equal to teaching hours, 4) The payment of teachers’ professionalism incentive is based on the sum of weekly teaching hours, 5) The participation selection is not syncronesed to the regulation of teachers’ upgrading, 6) the finite of the education staf and teachers quality improvement program in Karangasem. The aspects are viewed as economic and social condition. The financial condition of teachers with certification is not with the support for teachers’ qualification upgrading, research and scientific writing, and financial support for teacher’s organization. In Socio aspect, teacher profession is increasing the teachers’ motivation in teaching but is very little on the academic achievement.
Kata Kunci : Pendidikan dan Latihan Profesi Guru, Profesionalitas Guru, Kompetensi Guru, Tunjangan Sertifikasi Guru, Pengembangan Profesi Guru, Prestasi Akademik