PARTISIPASI MULTI PEMANGKU KEPENTINGAN DALAM SISTEM MONITORING DAN EVALUASI PROGRAM PEMBANGUNAN PRIMA TANI DAN PNPM MANDIRI DI SUMATERA UTARA
DWI FEBRIMELI, Prof. Dr. Ir. Sri Widodo, M.Sc.; Dr. Agr. Ir. Sri Peni Wastutiningsih
2015 | Disertasi | S3 Penyuluhan dan Komunikasi PembangunanPada beberapa tahun terakhir partisipasi menjadi konsep kritis dalam pembangunan. Partisipasi masyarakat dalam pembangunan mutlak diperlukan karena, tanpa partisipasi masyarakat, pembangunan hanyalah menjadikan masyarakat sebagai objek pembangunan semata tetapi tanpa ikut terlibat mulai dalam perencanaan, pelaksanaan, pengawasan hingga pertanggungjawabannya. Pemantauan dari semua pihak dan level terhadap program/proyek akan menjadi salah satu tolok ukur tinggi rendahnya kepemilikan masyarakat terhadap program/proyek. Perlunya upaya dari pengelola program untuk menggalang keaktifan masyarakat dalam memantau pengelolaan program dan pelaksanaan proyek, yang didukung dengan adanya transparansi informasi yang dibutuhkan oleh berbagai pihak termasuk masyarakat luas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis program pembangunan Prima Tani dan PNPM Mandiri, untuk mengetahui tingkat partisipasi multi pemangku kepentingan dalam sistem monitoring dan evaluasi program pembangunan di Sumatera Utara dan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi multipemangku kepentingan. Analisis terhadap Program Prima Tani dan PNPM Mandiri dilakukan dengan melihat karakteristik program. Tingkat partisipasi multi pemangku kepentingan diukur dari kemudahan memperoleh akses, kehadiran, keterlibatan dan keanggotaan dalam perencanaan dan pelaksanaan monitoring dan evaluasi. Penelitian dilakukan di 2 lokasi pelaksanaan Program Prima Tani Lahan sawah irigasi dan 2 lokasi pelaksanaan program PNPM Mandiri dengan menggunakan metoda survay. Pemangku kepentingan yang terlibat dalam program adalah Beneficiaries, Kelompok dan Staf Pengelola Program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat partisipasi Staf Pengelola Program lebih tinggi daripada partisipasi Beneficiaries dan Kelompok pada Program Prima Tani dan PNPM Mandiri pada semua kategori pengukuran. Tingkat Partisipasi Progam PNPM Mandiri lebih tinggi dari partisipasi pada Program Prima Tani. Variabel Locus of Autorithy adalah factor yang berpengaruh sangat nyata terhadap partisipasi Beneficiaries. Variabel kesadaran masyarakat berpengaruh sangat nyata terhadap tingkat partisipasi kelompok sedangkan variabel keadaan khas hanya berpengaruh nyata terhadap tingkat partisipas kelompok. Partisipasi Staf Pengelola Program dipengaruhi oleh variabel komitmen
In recent years the concept of participation is critical in development. Community participation in development is absolutely necessary because, without the participation of the community, the development is just making community as the object but without being involved in to planning, implementation, monitoring and evaluation, and accountability. Monitoring and evaluation of all parties and in each level of the program / project will be one measure of the level of community ownership of the program / project. The necessity of the effort to raise the program manager to monitor the activity of the community in program management and implementation of the project, which is supported by the transparency of the information required by various parties, including the public at large. This study aims to analyze the development program of PNPM Mandiri and Prima Tani, to determine the level of multi-stakeholder participation in monitoring and evaluation of development programs in North Sumatra and determine the factors that influence the participation of multi-stakeholders. Analysis of the Program and PNPM Mandiri Prima Tani was done by looking at the characteristics of the program. Multi-stakeholder participation level was measured from the ease of access, attendance, involvement and membership in the planning and implementation of monitoring and evaluation. This study was conducted at two locations of Prima Tani irrigation field and the two locations of the PNPM Mandiri program using the method survay. Stakeholders involved in the programs are the Beneficiaries, Groups and Program Management Staff. The results showed that Program Management Staff showed considerable degree of participation of all categories are measured compared to Group and Beneficiaries for both of Programs. However, Participation level in PNPM Mandiri is higher than Prima Tani. Locus of Autorithy has a high significant effect on the participation of Beneficiaries. Therefore Sense of Community has a highly significant effect while the culture/typical state show a significant effectt on the level of Group participation. Participation level of Program Management Staff is significantly affected by the commitment.
Kata Kunci : Partisipasi, Multi Pemangku Kepentingan, program Pembangunan, monitoring dan evaluasi, Sumatera Utara