IMPLEMENTASI WAKTU KERJA LEMBUR PADA KAWASAN INDUSTRI DI KOTA MAKASSAR
CHRISTOFORUS V A P, Prof. Dr. Ari Hernawan,S.H.,M.Hum
2015 | Tesis | S2 HukumTesis ini bertujuan untuk mengetahui dan mengkaji implementasi pengaturan waktu kerja lembur pada perusahaan swasta di kawasan Industri kota Makassar. Tujuan lain dari tesis ini untuk mengetahui kendala yang dialami oleh Serikat Pekerja dan Pengawas Ketenagakerjaan dalam menjalankan peran dalam mengatasi penyimpangan implementasi pengaturan waktu kerja lembur pada perusahaan swasta di kota Makassar. Jenis penelitian tesis ini adalah secara normatif empiris, yaitu penelitian yang didasarkan pada penelitian lapangan untuk mendapatkan data primer di bidang hukum. Selain penelitian lapangan, untuk melengkapi data yang diperoleh dari lapangan, juga dilakukan penelitian kepustakan. Penelitian lapangan dilakukan dengan cara wawancara. Penelitian kepustakaan dilakukan dengan studi dokumen dan dianalisa secara kualitatif. Hasil analisis disajikan secara deskriptif analitis. Hasil penelitian menunjukkan: pertama, implementasi waktu kerja lembur pada perusahaan swasta di kota Makassar masih memiliki banyak problema dan penyimpangan. Faktor penambahan upah menjadi salah satu penyebab terjadinya penyimpangan aturan waktu kerja lembur. Waktu kerja insentif dan upah kerja intensif tidak dikenal di dalam dalam Undang-undang Ketenagakerjaan maupun aturan pelaksanaannya. Kedua: Serikat Pekerja dan Pengawas Ketenagakerjaan dalam mengawasi jalannya Implementasi Undang-undang Ketenagakerjaan dan peraturan pendukung lainnya mengalami banyak kendala. Serikat Pekerja yang dimanfaatkan oleh oknum untuk tujuan tertentu menjadi kendala bagi perkembangan Serikat Pekerja di kota Makassar. Kendala yang dihadapi Pengawas Ketenagakerjaan adalah kurangnya sumber daya manusia (SDM) membuat fungsi pengawasan tidak berjalan secara efisien.
This thesis aims to identify and assess the implementation of the arrangements overtime in private companies in the Industrial areal of Makassar city. Another objective of this thesis to determine the constraints experienced by the Unions and labor inspectors in performing the role in addressing the irregularities implementation of arrangements overtime on private companies in the city of Makassar. Types research of this tesis is a normative empirically, the research is based on the field research to obtain primary data in the legal field. Besides the field research, to complement the data obtained from the field, also conducted the research literature. Field research was conducted by interview. Literature research conducted by the study of documents and analyzed qualitatively. The results of the analysis are presented in descriptive analytical. The results show: first, the implementation of overtime work in a private companies in the Industrial areal of Makassar still has many problems and irregularities. Wage increases factor become one of the cause to made deviation the rules of overtime work. Working time incentivesand incentives wages are not known in the Labor Law and its implementation rules. Second: Labor Unions and Labor Inspectors in overseeing the implementation of the Employment Act and other supporting legislation has many obstacles. Labor Union are used by unscrupulous people for a particular purpose becomes an obstacle for the development of the Labor Unions in Makassar city. Constraints faced by labor inspectors is the lack of human resources (HR) make supervision function is not running efficiently.
Kata Kunci : Lembur, Serikat Pekerja, Pengawas Ketenagakerjaan