Laporkan Masalah

TINDAK TUTUR GURU DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS DI SEKOLAH DASAR

ANI SETYANINGSIH, Prof. Dr. I Dewa Putu Wijana, S.U., M.A.

2016 | Tesis | S2 Ilmu Linguistik

Percakapan merupakan suatu pembicaraan lisan yang interaktif yang terjadi antara dua orang atau lebih. Bentuk dari percakapan bisa berupa percakapan yang memungkinkan partisipannya bertatap muka dan percakapan yang tidak memerlukan tatap muka. Pembelajaran di kelas antara guru dan murid dalam proses belajar mengajar merupakan bentuk nyata penggunaan bahasa dalam komunikasi percakapan tatap muka. Seorang guru memegang peranan penting dalam pembelajaran dengan mendidik dan membimbing siswa agar mendapat hasil belajar yang memuaskan. Pembelajaran di sekolah dasar denga peserta didik usia dini yang memiliki karakteristik khusus menuntut guru untuk lebih cermat dalam memilih dan menggunakan tindak tutur sebagai bagian dari komunikasi efektif agar siswa bisa memahami apa yang disampaikan guru dengan mudah. Penelitian sosiopragmatik ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis dan fungsi tindak tutur guru dan faktor yang mempengaruhi penggunaannya oleh guru Bahasa Inggris di sekolah dasar. Penelitian dilakukan di SD Muhammadiyah Sagan dengan mengambil tuturan guru Bahasa Inggris di kelas V dan VI sebagai sumber datanya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan mengolah data yang ditranskripsi dari hasil rekam dan catat. Hasil dari penelitian ini adalah ditemukannya empat jenis tindak tutur dalam setiap tahap pembelajaran (kegiatan pendahuluan, kegiatan utama, post-teaching) yaitu tindak tutur representatif, direktif, ekspresif, dan komisif. Pada setiap tahap pembelajaran ditemukan fungsi tindak tutur yang berbeda. Pada kegiatan pendahuluan, tindak tutur representatif mempunyai fungsi menjelaskan, memberi stimulus, dan menunjukkan. Tindak tutur direktif berfungsi mengajak, menyuruh, dan meminta. Sedangkan tindak tutur ekspresif berfungsi mengucapkan salam, memuji, memberi selamat dan meminta maaf. Tindak tutur komisif berfungsi mengharap. Pada tahap kegiatan utama, tindak tutur representatif berfungsi menjelaskan, memberi contoh, mengkoreksi dan menyatakan. Tindak tutur direktif berfungsi memberi aba-aba, memberi perintah, meminta dan menuntut. Tindak tutur ekspresif berfungsi memuji, berterima kasih, dan meminta maaf. Tindak tutur komisif berfungsi menjanjikan. Pada tahap post-teaching, tindak tutur representatif berfungsi menyatakan, menjelaskan, dan membuat kesimpulan. Fungsi tindak tutur direktif adalah mengajak dan meminta. Tindak tutur ekspresif berfungsi memberi salam dan berterima kasih. Tindak tutur komisif berfungsi menjanjikan. Sedangkan faktor-faktor yang mempengaruhi tindak tutur guru dalam pembelajaran Bahasa Inggris di sekolah dasar adalah status Bahasa Inggris sebagai bahasa asing, karakteristik peserta didik baik kognitif maupun afektif serta tahap pembelajaran.

A conversation can be face-to-face and non face-to-face. Teaching and learning in class between a teacher and students is a real form of language in use in face-to-face communication. Teaching and learning in elementary schools with young learners having special characteristics needs a teacher to be more aware in choosing and using speech acts as a part of effective communication. This research aims to describe the type and function of speech acts used by English teacher in elementary schools and the factors influencing them. It uses the English teacher’s talk in the fifth and sixth grades of SD Muhammadiyah Sagan. It uses qualitative method for data analysis. The research findings show four types of speech acts in each teaching stage (pre-teaching, whilst teaching, post-teaching). They are representative, directive, expressive, and commissive with different functions in each stage. In pre-teaching, the functions of representative are explaining, giving stimulus, and showing. The functions of directive are inviting, telling to, and asking for. The functions of expressive are greeting, complimenting, congratulating, and apologizing. The function of commissive is hoping. In whilst teaching, the functions of representative are explaining, giving examples, correcting, and stating. The functions of directive are commanding, instructing, asking for, and demanding. The functions of expressive are complimenting, thanking and apologizing. The function of commissive is promising. In post-teaching, the functions of representative are stating, explaining, and concluding. The functions of directive are inviting and asking for. The functions of expressive are greeting and thanking. The function of commissive is promising. The third finding is the factors influencing the use of teacher’s speech acts in English teaching and learning, i.e. use of foreign language, young learners’ characteristics, and teaching stages.

Kata Kunci : tindak tutur, pembelajaran Bahasa Inggris, sekolah dasar, tahap pembelajaran


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.