DIPLOMASI CINA DI ASIA SELATAN PADA ERA PEMERINTAHAN HU JINTAO: STUDI KASUS: INDIA DAN PAKISTAN
IRANI SITI N, Rochdi Mohan Nazala, SIP., MSA., M. Lit
2015 | Tesis | S2 Ilmu Hubungan InternasionalAktor-aktor dalam diplomasi ikut bergeser sejalan dengan bergesernya isu-isu hubungan internasional. Perang tidak lagi menjadi poin utama, serta peran pemerintah juga tidak lagi menjadi prioritas dalam menjalin hubungan dengan negara lain. Untuk diplomasi yang berlandaskan prinsip-prinsip perdamain muncul, dan aktor selain negara juga ikut berkontribusi dalam diplomasi itu sendiri. Cina sebagai negara yang terus berkembang mempunyai cara untuk berdiplomasi dengan lebih lembut dan tidak menggunakan kekerasan, demi mempertahankan kepentingannya. Dalam tesis ini membahas mengenai diplomasi Cina di kawasan Asia Selatan, terutama di India dan Pakistan, dengan terlebih dahulu membahas kebijakan luar negeri Cina di dua negara tersebut, dimana kebijakan luar negeri energi Cina ke India, dan kebijakan luar negeri Proaktif Cina di Pakistan. Tesis ini juga berusaha menganalisis apa saja kepentingan Cina di India dan Pakistan, serta upaya diplomasi yang dilakukan oleh Cina, yang dimunculkan melalui dua pertanyaan: Mengapa Cina perlu melakukan diplomasi ke negaranegara seperti India dan Pakistan? dan Bagaimana upaya diplomasi Cina terhadap India dan Pakistan?. Kemudian pertanyaan tersebut dianalisis menggunakan konsep diplomasi multi jalur, kebijakan luar negeri, dan regionalisme. Kesimpulan dari hasil penelitian menggunakan pertanyaan tersebut adalah Cina perlu melakukan diplomasi karena beberapa hal diantaranya kepentingan energi, kepentingan wilayah geografis atau perbatasan yang berujung pada permasalahan keamanan, serta kepentingan ekonomi yang didalamnya juga termasuk masalah perdagangan. Sedangakan upaya diplomasi Cina adalah penggunaan diplomasi multi jalur dengan aktor perusahaan dan pelajar. Dengan adanya kepentingan dan aktor bukan negara tersebut, Cina bisa lebih fokus dalam meraih kepentingannya, karena kedua aktor dalam diplomasi multi jalur ini sangat fokus dalam bidangnya masing-masing, selain aktifitas mereka yang dominan dalam dinamika hubungan internasional. Kata Kunci: kebijakan luar negeri energi, kebijakan luar negeri proaktif, kepentingan Cina di India dan Pakistan, diplomasi multi jalur, pebisnis, pelajar
The actors in diplomacy have shifted, together with issues which happen around international relations. War doesn’t become a main priority again, and the role of government also doesn’t become a priority in holding a relation. So, there is an appearance of diplomacy with peace principle that complete its action, also the non government actors in diplomacy which contribute in its action. China has its own way to run the diplomacy, where the way is softer and doesn’t use violation. So, China can keep and protect its interest, especially in some countries. In this thesis explain about Chinese diplomacy in South Asia, especially in India and Pakistan. However, before explain that term, there will be an explanation about Chinese foreign policy in that countries, where Chinese energy foreign policy with India and proactive foreign policy in Pakistan. This thesis try to analyze the interest of China in India and Pakistan, and also the effort of Chinese diplomacy toward those countries. So, to help the analysis there are questions such as, why China need to develop its diplomacy in India and Pakistan?, and how the effort or way of Chinese diplomacy in India and Pakistan?. Those questions analyzed with the concept of multi track diplomacy, foreign policy concept, and regionalism. Finally, it can be concluded that China need to held diplomacy with India and Pakistan, because there are some interests in those countries, such as energy interest, geography interest which lead to the security problem, and economic interest include trading matter. Then the effort or way which used by China is multi track diplomacy, with specific actors, businessman and students. With those kind of interests and actor of non government, China can attain and protect their interest. It because of both actor only focus on their sector, where businessman only focus on economic matter, and students will contribute to the country’s development, beside their activity which is often in the dynamic of international relations. Key Words: energy foreign policy, proactive foreign policy, Chinese interest in India and Pakistan, multi track diplomacy, businessman, and students
Kata Kunci : kebijakan luar negeri energi, kebijakan luar negeri proaktif, kepentingan Cina di India dan Pakistan, diplomasi multi jalur, pebisnis, pelajar; energy foreign policy, proactive foreign policy, Chinese interest in India and Pakistan, multi track diplomacy,