Laporkan Masalah

SĔRAT PUSTAKARAJA PURWA: SĔRAT DARMASARANA KARYA PUJANGGA R.NG. RANGGAWARSITA DI ABAD XIX: ANALISIS STRUKTUR-RESEPSI-GENEALOGI

ANUNG TEDJOWIRAWAN, Prof. Dr. Marsono, S.U.

2015 | Tesis | S2 Ilmu Sastra

Sĕrat Pustakaraja adalah puncak karya pujangga R. Ng. Ranggawarsita dari Keraton Surakarta pada abad XIX Masehi. Dikatakan \\"Pustakaraja\\" karena menjadi kitab pedoman bagi seorang Raja, atau pun dapat diartikan \\"Rajanya Kitab\\", karena menjadi kitab yang terkemuka serta menjadi induk segala kitab cerita Jawa. Sĕrat Pustakaraja dianggap sebagai kitab Mahābhārata versi Jawa. Sĕrat Darmasarana dan Sĕrat Yudayana adalah bagian dari Sĕrat Pustakaraja. Kedua sĕrat ini dapat dipandang sebagai pintu masuk yang menghubungkan antara tradisi Mahābhārata (India) dengan tradisi Jawa (raja-raja Kediri dan seterusnya). Untuk memahami Sĕrat Darmasarana, maka pemahaman atas teks-teks di atasnya seperti Sĕrat Karimataya maupun teks-teks setelahnya seperti Sĕrat Yudayana, Sĕrat Budhayana (Sĕrat Prabu Gĕndrayana), Sĕrat Sariwahana, Sĕrat Purusangkara, Sĕrat Partakaraja, Sĕrat Ajidarma, Sĕrat Ajipamasa sangat penting dilakukan. Penelitian ini akan mengemukakan tentang pujangga R. Ng. Ranggawarsita baik riwayat hidupnya, kedudukan kepujanggaannya, perannya sebagai pengemban tradisi dan pembawa pembaruan serta mengemukakan karya-karya yang dihasilkannya. Penelitian ini juga akan membahas tentang Sĕrat Pustakaraja, baik itu pengertian Pustakaraja, konstruksi teksnya, relasinya dengan bagian-bagian teksnya, kaitannya dengan pertunjukan Wayang Madya, serta persamaan beberapa tokohnya dengan raja-raja Jawa. Penelitian terhadap Sĕrat Darmasarana ini juga akan membahas tentang strukturnya yang meliputi: judul, tema, penokohan dan perwatakan, hubungan antar tokoh, plot, lokasi kejadian (setting), titik pandang (point of view) dan motif-motifnya. Di samping itu penelitian atas Sĕrat Darmasarana akan membahas mengenai resepsinya ke dalam bagian-bagian Mahābhārata diantaranya Ādiparwa, Mosalaparwa dan Prasthānikaparwa yang mencakup sebab-sebab mangkatnya Maharaja Parīkṣit, prosesi Sarpayajña Mahārāja Janamejaya serta perbandingannya dengan Sarpayajña di dalam Sĕrat Yudayana. Selanjutnya akan diungkapkan pula mengenai genealogi dalam Sĕrat Darmasarana, seberapa jauh Sĕrat Darmasarana menampilkan genealogi (silsilah) nenek moyang raja-raja Mataram susunan Brandes. Dengan teori struktural, resepsi dan genealogi diharapkan penelitian ini dapat mengungkapkan kandungan Sĕrat Darmasarana beserta sĕrat-sĕrat yang berada di sekitarnya dapat secara maksimal. Kata kunci: Sĕrat Pustakaraja; Sĕrat Darmasarana, Pujangga R. Ng. Ranggawarsita; Analisis Struktur-Resepsi-Genealogi

Sĕrat Pustakaraja is tops poet R. Ng. Ranggawarsita of Keraton Surakarta XIX Century AD. Said \\"Pustakaraja\\" for being the book guidelines for a king, or even be interpreted as \\"The King of Books\\", as it became the leading book as well as being the leading of story book Javanese. Sĕrat Pustakaraja is considered as a book of Mahābhārata version of Java. Sĕrat Darmasarana and Sĕrat Yudayana is part of the Sĕrat Pustakaraja. The second this sĕrat can be seen as an entry point that connects the tradition of Mahābhārata (India) with Javanese tradition (Kediri king’s and soon). To understand Sĕrat Darmasarana, than the understanding of the texts on it as well as Sĕrat Karimataya latter texts such as Sĕrat Yudayana closelly Sĕrat Budhayana (Sĕrat Prabu Gĕndrayana), Sĕrat Sariwahana, Sĕrat Purusangkara, Sĕrat Partakaraja, Sĕrat Ajidarma, Sĕrat Ajipamasa is very important. This research as to adduce the put R. Ng. Ranggawarsita good history of his life, the put position, its role as carrier of tradition and renewal as well as the carrier argued that the works produced. This research also to discuss Sĕrat Pustakaraja, be it understanding Pustakaraja, texts contruction, its relation to the parts of the text, relation to the Wayang Madya (middle puppet show), as well as some character similiarities with Javanese kings. Research on Sĕrat Darmasarana will also discuss the structure include: title, theme, characterization and disposition, the relationship between characters, plot, setting, point of view and dan motives. In addition to the research of Sĕrat Darmasarana will discuss about the reseption to the Mahābhārata parts of which Ādiparwa, Mosalaparwa and Prasthānikaparwa which includes the causes of death emperor Parīkṣit, procession Sarpayajña emperor Janamejaya and its comparation on which Sarpayajña in the Sĕrat Yudayana. The next will be disclosed on the Sĕrat Darmasarana genealogy, how much Sĕrat Darmasarana featuring genealogy grandmother the king’s of Mataram composition Brandes. With structural theory, reseption and genealogy of the research is as expected to reveal Sĕrat Darmasarana content and sĕrat-sĕrat are in the vicinity can be maximized. Keywords: Sĕrat Pustakaraja; Sĕrat Darmasarana, Poet R. Ng. Ranggawarsita; Analysis Structure-Reseption-Genealogy.

Kata Kunci : Srat Pustakaraja; Srat Darmasarana, Pujangga R. Ng. Ranggawarsita; Analisis Struktur-Resepsi-Genealogi


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.