Laporkan Masalah

PERAN KORAMIL DALAM PENANGGULANGAN BANJIR GUNA MENDUKUNG KETAHANAN WILAYAH ( Studi Kasus di Koramil 02 Penjaringan Jakarta Utara )

JUNIAS LUMBAN TOBING, Prof, Dr. HA. Sudibyakto, MS; Dr. Armaidy Armawi, M.Si

2015 | Tesis | S2 Ketahanan Nasional

Wilayah Kecamatan Penjaringan Jakarta Utara tidak pernah terlepas dari bencana banjir. Banjir yang terjadi pada tahun 2002, tahun 2007, dan terakhir tahun 2013 telah menimbulkan kerugian materiil yang cukup besar dan menimbulkan korban jiwa yang tidak sedikit. Kondisi ini melumpuhkan ketahanan wilayah yang juga berdampak kepada ketahanan Nasional. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisa peran Koramil 02 Penjaringan dalam penanggulangan banjir guna mendukung ketahanan wilayah. Selain itu juga menganalisa kendala - kendala yang di hadapi serta perumusan konsep strategi optimalisasi peran Koramil 02 Penjaringan. Penelitian dilaksanakan dengan pendekatan kualitatif melalui pemberian daftar pertanyaan, wawancara dari berbagai narasumber, serta studi dokumen yang diambil dari catatan, buku dan dokumen lainnya yang memuat data – data penanggulangan banjir yang ada di satuan Koramil 02 Penjaringan, Satuan pelaksana penanggulangan bencana banjir kota administrasi Jakarta Utara serta kecamatan Penjaringan dan BPBD DKI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran Koramil 02 Penjaringan dalam penanggulangan bencana selama ini hanya berperan sebagai pembantu dan pendamping. Selain itu terdapat beberapa kendala yang bersifat administrasi, operasional dan kendala internal dari masing-masing satuan atau instansi yang terkait dan terlibat dalam penanggulangan banjir di wilayah Penjaringan. Manajemen bencana (Proses perencanaan) mulai dari tahap persiapan (pencegahan dan mitigasi) serta kesiapsiagaan belum dipersiapkan seoptimal mungkin untuk menghadapi operasi tanggap darurat bencana banjir dan persiapan pada tahap pemulihan (Rehabilitasi dan Rekontruksi). Hal ini dapat dilihat dari belum adanya BPBD kota administrasi Jakarta Utara, Rencana Kontijensi, Rencana Operasi Tanggap Darurat, serta Protap(Standart Operation Procedure) yang memenuhi kriteria sesuai dengan standart yang dapat di aplikasikan, Oleh karenanya diperlukan Strategi Optimalisasi peran Koramil 02 Penjaringan agar mampu berperan sebagai dinamisator dan Fasilitator dalam proses perencanaan serta dapat berperan sebagai eksekutor/Komandan dalam tanggap darurat (Incident Commander on Scene) penanggulangan bencana banjir di wilayah operasionalnya. Strategi optimalisasi ini memerlukan program pembangunan dan anggaran yang berkelanjutan dalam rangka pemenuhan sarana dan prasarana penanggulangan bencana banjir

Penjaringan subdistrict Area of North Jakarta is never apart from the flood. Flooding that occurred in 2002, 2007, and the last in 2013 has caused considerable losses large material and cause casualties is not small. This condition crippling to local resilience and also impact to the National resilience. The purpose of this study is to describe and analyze the role of Koramil 02 Penjaringan in flood disaster mangement to support local resiliency. It also analyzes the constraints - the constraints faced as well as the formulation of the concept of strategy to optimize the role Koramil 02 Penjaringan. The research was conducted with a qualitative approach through the provision of questionnaires, interviews from various sources, as well as the study of documents taken from the records, books and other documents containing the data - the data for flood disaster management in Koramil 02 Penjaringan, Task force unit of flood disaster management of the North Jakarta city administration and subdistrict BPBD Penjaringan and BPBD DKI. The results showed that the role of Koramil 02 Penjaringan during flood disaster management that occur in the last few years only serves as an assistent and companion. In addition there are several constraints that are administrative, operational and internal constraints of each unit or agency concerned and involved in the response to flooding in the area of Penjaringan. Disaster management planning process ranging from the preparation phase (prevention and mitigation) and preparedness yet optimally prepared to face a flood emergency response operations and the preparation of the recovery phase (Rehabilitation and Reconstruction). It can be seen from the absence BPBDs North Jakarta City Administration, Contingency Plan, Emergency Response Operations Plan, as well as SOP (Standart Operation Procedur) that meet the criteria in accordance with the standards that can be applied. Therefore is required Optimization Strategy of the role Koramil 02 Penjaringan to be able to act as motivator and facilitator in the planning process and can act as executor / Commander in emergency response (Incident Commander on Scene) flood disaster management in the operational area. This optimization strategy requires a program of sustainable development and the budget in order fulfillment infrastructure flood disaster management.

Kata Kunci : Peran, Kendala, Strategi Optimalisasi


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.