Laporkan Masalah

KEBIJAKAN PASAL 3(D) PATENT (AMENDMENT) ACT 2005 INDIA DALAM MERESPON PEMBERLAKUAN ATURAN TRADE RELATED-ASPECTS OF INTELECTUAL PROPERTY RIGHTS (TRIPS)

FREDERICK MARCURIUS, Drs. Usmar Salam, MIS; Dra. Ilien Halina, M.Si

2015 | Tesis | S2 Ilmu Hubungan Internasional

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan alasan pasal 3(d) dalam patent (amendment) act 2005 menghadapi pelaksanaan TRIPS. India bergabung dengan WTO, otomatis india harus mematuhi rezim TRIPS. Selama periode 1970-1995 India tidak menggunakan aturan paten untuk obat-obatan, pertanian dan bahan kimia. Sehingga menjadi tantangan bagi India ketika bergabung dengan WTO dan harus menerapkan paten. Dengan menggunakan teori proteksionisme dan paten, maka akan ditemukan alasan mengapa India memasukkan Pasal 3(d) dalam patent (amendmnet) act 2005. Penelitian dilakukan dengan cara studi literatur. Hasil penelitian ini menunjukkan alasan pasal 3(d) dalam patent (amendment) act 2005. Yang pertama, perlindungan industri India. Industri India tumbuh dengan baik, setelah non-penegakan aturan untuk paten farmasi. India mampu meningkatkan kapasitas industri farmasi India. kedua, untuk melindungi kepentingan nasional dari perdagangan internasional. Diterapkannya pelaksanaan aturan paten maka memungkinkan banyak perusahaan multinasional menggunakan evergreening untuk mendapatkan hak paten. Namun, monopoli paten dengan menggunakan evergreening akan mempengaruhi India karena bisa membuat perusahaan India yang selama ini memproduksi obat tanpa paten akan terancam ditutup. Setiap keputusan yang diambil harus memenuhi kebutuhan dalam negeri India. Kata kunci: Evergreening, India, MNC, TRIPS, Paten, WTO

This study aims to explain the reason of Article 3(d) in a patent (amendmnet) act 2005 facing the implementation of TRIPS. trips are part of the WTO. India joining the WTO, automatically india must comply with the TRIPS regime. during the period 1970 to 1995, India did not use the rules of patents for pharmaceuticals, agriculture and chemicals. so that it becomes a challenge for India when joining the WTO and must implement patent. Using the theory of protectionism and patents, it will be found the reason why India inserting Article 3(d) in the patent (amendment) act 2005. The research was conducted through literature study, the exposure is deskristif. The results of this study indicate the reasons article 3(d) in a patent (amendment) act, 2005. The first, the protection of the Indian industry. Indian industry is growing well, after the non-enforcement of rules for pharmaceutical patents. India is able to increase the capacity of the Indian pharmaceutical industry. second, to protect the national interests of international trade. implementation of patent rules, many MNCs use evergreening, to obtain a patent. however, the patent monopoly by using evergreening will adversely affect India. any decision taken must meet domestic needs. so it will obtain benefits in line with expectations.

Kata Kunci : -


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.