Laporkan Masalah

AKTIVITAS EKSTRAK METANOLIK DAUN KERSEN (Muntingia calabura L.) TERHADAP ANGIOGENESIS PADA MEMBRAN KORIOALANTOIS SECARA EX OVO

RIKA MULYATI SARI, Dr. Bambang Retnoaji, M.Sc.

2015 | Tesis | S2 Biologi

Angiogenesis adalah proses pembentukan pembuluh darah baru yang dibutuhkan sel kanker untuk berkembang dan bermetastasis. Salah satu cara mencegah perkembangan dan metastasis sel kanker melalui penghambatan angiogenesis. Ekstrak metanolik daun kersen (Muntingia calabura L.) mengandung senyawa aktif flavonoid, tanin dan saponin. Senyawa aktif flavonoid dilaporkan memiliki kemampuan menghambat angiogenesis. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kemampuan ekstrak metanolik daun M. calabura L. dalam menghambat angiogenesis dan untuk mengetahui struktur histologik pembuluh darah setelah dipapar ekstrak metanolik daun M. calabura L. Pengujian dilakukan menggunakan metode kultur ex ovo. Membran korioalantois (MKA) embrio ayam yang berumur 8 hari diberi induktor angiogenik bFGF dan ditambahkan ekstrak metanolik daun M. calabura L., kemudian dikultur selama 3 hari dan diamati respon angiogenesisnya. MKA yang telah diamati difiksasi dan dibuat preparat histologik dengan menggunakan metode parafin dengan pewarnaan Hematoksilin-Eosin dan Mallory’s Achid Fuchsin (MAF). Hasil penelitian menunjukkan ekstrak metanolik daun Muntingia calabura L. dengan konsentrasi 5,75; 11,5; dan 15,3 μg/mL memiliki kemampuan menghambat angiogenesis. Respon penghambatan pada konsentrasi tersebut, berturut-turut adalah 40,02; 50,24; dan 54,10%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semakin tinggi konsentrasi ekstrak metanolik daun M. calabura L. yang diberikan semakin meningkat kemampuan menghambat angiogenesis. Sehingga tumbuhan M. calabura L. berpotensi sebagai anti-angiogenik. Kata kunci: Angiogenesis, Ex ovo, MKA, Muntingia calabura L., Ekstrak metanolik

Angiogenic is formation of blood vessels to support cancer cells growth and metastatic. Inhibition of angiogenesis is well know as one of cancer cells control. Previous study showed that methanolic extracts of M. calabura L. leaves contain of flavonoid, tanin, and saponin compound. The flavonoid compound has angiogenic effect. The purposes of this experiment are to examine the anti-angiogenic effect of methanolic extracts of M. calabura L. leaves and new blood vessels histological structure, after methanolic extracts of Muntingia calabura leaves treatment. Ex ovo culture 8th days old chick embrio were inducted by bFGF as an angiogenic inducer and methanolic extracts of M. calabura L. leaves, they were incubated in 3rd days and then were fixed and paraffin method by Hematoxilin-Eosin dan Mallory’s Achid Fuchsin staining. Result show methanolic extracts of M. calabura L. leaves of 5,75; 11,5; and 15,3 μg/mL concentration inhibit the new blood vessels growth 40,02; 50,24; and 54,10% respectively. Keywords: Angiogenesis, Ex ovo, MKA, Muntingia calabura L., Methanolic extract

Kata Kunci : Angiogenesis, Ex ovo, MKA, Muntingia calabura L., Ekstrak metanolik; Angiogenesis, Ex ovo, MKA, Muntingia calabura L., Methanolic extract


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.