Laporkan Masalah

KECENDERUNGAN PERKEMBANGAN POLA PERMUKIMAN KAWASAN PESISIR KECAMATAN PANARUKAN KABUPATEN SITUBONDO

FIYYA K. SHAFARANI, Dr. Lutfi Mutaali, M.T. ; Dr. Rini Rachmawati, M.T.

2015 | Tesis | S2 Geografi

Intisari Permukiman pesisir merupakan bagian penting dalam sistim pengelolaan kawasan pesisir. Seringkali sektor tempat tinggal merupakan sorotan utama perencanaan kawasan pesisir, yang dapat mempengaruhi baik buruknya kondisi lingkungan pesisir tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik permukiman pesisir, jenis pola permukiman pesisir, mencari faktor penentu perkembangan pola permukiman, dan juga menentukan arah kecenderungan perkembangan permukiman pesisir di Kecamatan Panarukan. Penelitian ini menggunakan metode analisis kuantitatif dengan menggunakan unit analisis sistem blok permukiman. Beberapa variabel utama penelitian ini diantaranya adalah karakteristik serta perkembangan permukiman dan variabel dependen pembentuk pola permukiman. Pengolahan data menggunakan analisis deksripsi citra multi-temporal, deskripsi tabel frekuensi, dan juga perhitungan statistika inferensial dengan analisis jalur untuk dapat menemukan faktor penentu pengembang pola permukiman wilayah penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permukiman pesisir pada wilayah penelitian memiliki pola permukiman linear (mengikuti jalan) yang terlihat pada seluruh blok penelitian kecuali blok dengan mayoritas guna lahan hutan dan pertanian. Hasil perhitungan nearest neighborhood menunjukkan bahwa permukiman pada lokasi penelitian cenderung ber-cluster dan tidak mengalami perubahan selama kurun waktu 10 tahun. Berdasar analisis statistic, faktor penentu perkembangan permukiman ditemukan bahwa faktor sosial menjadi faktor penentu utama. Fakto sosial memiliki 7 indikator diantaranya adalah kepadatan penduduk, kepadatan bangunan, sarana kesehatan, pemerintahan, pendidikan, peribadatan, dan utilitas perdagangan. Kecenderungan perkembangan pola permukiman Pesisir Panarukan mengarah pada permukiman pusat kegiatan yaitu Blok 6 (pusat kegiatan pesisir), Blok 10 (pusat kegiatan pemerintahan), dan Blok 11 (pusat kegiatan perdagangan dan pemerintahan).

Coastal settlement is essential area in land management system in coastal setting. This area from time to time become main concern in coastal management and substantially affects the condition of coastal area. This research aims to determine pattern and type of coastal settlements; to identify determinants of development and to determine direction of the coastal settlements development trend in Panarukan Sub-District. Quantitative analysis method was used in multi-temporal image analysis, frequency table analysis and inferential calculation to analyze determinant factor of settlement development. Study area was divided into 18 blocks to simplify the calculation and analysis process. The result of multi-temporal images analysis indicates that the development of coastal settlements forms linear characteristics (in line with roads) which could be seen in all blocks except the block with agricultural and forest as predominant landuse. The calculation result by using nearest neighborhood method shows that the settlement sites tend to be clustered and has not changed during the past 10 years. The identified main determinant factor by using inferential statistics method is a social factor with seven indicators such as population density, the density of buildings, medical facilities, government facilities, educational facilities, worship, and utility trade. The tendency of the settlement growth patterns is initiated from blocks with activity centers. They are: (i) Block 6 as center of the coastal activities, (ii) Block 10 as center of government activities, and (iii) Block 11 as center of trading activities and local government activities.

Kata Kunci : pola permukiman, pesisir, nearest neighborhood, pelabuhan / settlement patterns, coastal area, nearest neighborhood, Panarukan Port

  1. S2-2015-339561-abstract.pdf  
  2. S2-2015-339561-bibliography.pdf  
  3. S2-2015-339561-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2015-339561-title.pdf