Laporkan Masalah

TANGGUNG JAWAB DOKTER TERHADAP PASIEN DALAM HAL TERJADINYA MALPRAKTEK MEDIS DITINJAU DARI SEGI HUKUM PERDATA

VR.DJOKO PITOYO, SH., Dr. Ari Hernawan, SH., M.Hum.

2015 | Tesis | S2 Hukum

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dokter dan pasien ditinjau dari sudut hukum perdata khususnya hukum perjanjian, serta pertanggungjawaban dokter terhadap pasien dalam hal terjadinya malpraktek medis ditinjau dari segi hukum perdata. Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris, yaitu penelitian yang mengutamakan penelitian lapangan untuk memperoleh data primer. Guna menunjang dan melengkapi data, juga dilakukan penelitian kepustakaan untuk memperoleh data sekunder. Data yang diperoleh dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Hubungan dokter dan pasien ditinjau dari sudut hukum perdata khususnya hukum perjanjian merupakan hubungan pelayanan kesehatan (medical service) sebagai tindakan medik antara health provider (pemberi layanan kesehatan) dengan health receiver (penerima layanan kesehatan). Hubungan transaksi terapeutik ini berpola hubungan vertical. Hubungan antara dokter dengan pasien tersebut bergeser dalam hubungan yang lebih seimbang, karena dokter atau dokter gigi dan pasien memiliki hak dan kewajiban masing-masing yang harus dipenuhi. (2) Tanggungjawab dokter terhadap pasien dalam hal terjadinya malpraktek medis ditinjau dari segi hukum perdata timbul karena hubungan hukum antara dokter dan pasien merupakan perjanjian atau transaksi terapeutik. Dalam hal terjadi sengketa antar perorangan, maka pasien atau keluarga dapat mengajukan gugatan terhadap dokter yang telah melakukan wanprestasi atau perbuatan melawan hukum tersebut ke Pengadilan. Kata Kunci : Tanggung Jawab, Dokter, Pasien, Malpraktek Medik

This research aims at finding the relationship between the doctors and their patients from civil law point of view, especially treaty law. It also aims at finding the doctors’ responsibilities toward their patients in medical malpracticesfrom civil law point of view. This is an empirical law research in which its primary data are obtained by field research. To support and complete the data, a literature research is conducted to obtain secondary data. Then the data are analysed qualitatively. The research results show that (1) the relationship between doctors and patientsfrom civil law point of view, especially treaty law, is the relationship of medical service as the medical action between health provider and health receivers. The relationship of therapeutic transaction is a vertical relationship. This relationship shifts into more balanced relationship because doctors or dentists and patients have their own rights and duties that need to be fulfilled, (2) the doctors’ responsibilities toward the patients in case of medical malpractices from civil law point of viewarise because the legal relationship between the doctors and the patients is a treaty or therapeutic transaction. If there is a personal dispute, the patients or their families can file a lawsuit toward the doctors who have been in default of or conductedmedical malpractices, to the court. Keywords: responsibility, doctor, patient, medical malpractice

Kata Kunci : Tanggung Jawab, Dokter, Pasien, Malpraktek Medik; responsibility, doctor, patient, medical malpractice


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.