Laporkan Masalah

PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGEMBANGAN KAWASAN MINAPOLITAN DI KECAMATAN NGEMPLAK KABUPATEN SLEMAN DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

ARIBOWO, Dr. Ir. Dwita Hadi Rahmi, M.A.; Yori Herwangi, S.T.,MURP.

2015 | Tesis | S2 Perencanaan Kota dan Daerah

Kecamatan Ngemplak merupakan salah satu kawasan yang ditetapkan sebagai lokasi minapolitan. Hasil produksi ikan nila menjadi komoditas terbesar di DIY. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis partisipasi masyarakat dalam pengembangan kawasan minapolitan di Kecamatan Ngemplak Kabupaten Sleman dan faktor-faktor yang mempengaruhi terbentuknya partisipasi masyarakat dalam pengembangan kawasan minapolitan di Kecamatan Ngemplak Kabupaten Sleman. Penelitian ini menggunakan metode induktif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam, kajian dokumen dan observasi. Pemilihan narasumber dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik snowball sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di awal periode budidaya perikanan, jenis partisipasi masyarakat yang paling dominan berupa partisipasi buah pikiran/ide dan harta benda. Jenis partisipasi masyarakat dalam periode II paling banyak antara lain berupa buah pikiran/ide, ketrampilan, tenaga, harta benda dan uang. Jenis partisipasi masyarakat dalam periode III paling banyak antara lain berupa ketrampilan, tenaga, harta benda dan uang. Faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi masyarakat dalam pengembangan kawasan minapolitan di Kecamatan Ngemplak dibedakan menjadi faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal yang paling dominan adalah sumberdaya manusia yang berkualitas. Sedangkan faktor eksternal yang paling dominan adalah kesesuaian lahan untuk usaha budidaya perikanan dan ketersediaan air yang cukup. Keberlanjutan dari program pengembangan kawasan minapolitan ini adalah keinginan masyarakat untuk menjadikan Kecamatan Ngemplak sebagai daerah wisata dengan memanfaatkan sektor perikanan yang dipadukan dengan potensi wilayah masing-masing desa. Kata kunci: partisipasi masyarakat, pengembangan, minapolitan, Kecamatan Ngemplak

Ngemplak District is one of the area designated as minapolitan. The production of tilapia in Ngemplak District became the biggest commodity in DIY. This study aims to determine the type of community participation and the factors that influence the formation of community participation in the minapolitan development in Ngemplak District Sleman . this research using an inductive approach with qualitative method. Data was collected through in-depth interviews , review of documents and observation. Informants in this study were selected using snowball sampling technique. The results showed that in the early period of aquaculture , the dominant of community participation type are ideas and possessions. The dominant of community participation type in the second period are ideas , skills , man power , possessions and money. The dominant of community participation type in the third period are skills , man power , possessions and money. The factors that affect community participation in minapolitan development in Ngemplak District divided into internal factors and external factors. The most dominant internal factor is quality of human resources. While most dominant external factor is the suitability of land for the aquacultue and the availability of adequate water. Sustainability of minapolitan development programs is people's desire to make the Ngemplak District as tourist areas by utilizing the fisheries sector , combined with the area potential of each village . Keywords: community participation, development, minapolitan,Ngemplak District.

Kata Kunci : partisipasi masyarakat, pengembangan, minapolitan, Kecamatan Ngemplak; community participation, development, minapolitan,Ngemplak District.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.