Laporkan Masalah

PENGARUH PELATIHAN SIAGA BENCANA GEMPA BUMI TERHADAP KESIAPSIAGAAN ANAK SEKOLAH DASAR DALAM MENGHADAPI BENCANA DI YOGYAKARTA

FIKA NUR INDRIASARI, Prof. Dr. Sunartini Hapsara, Sp.A(K), Ph.D; Sri Setyarini, S.Kp, M.Kes

2015 | Tesis | S2 Keperawatan

Latar belakang: Daerah di Indonesia merupakan ring of fire dan Yogyakarta merupakan salah satu daerah yang mengalami gempa bumi. Gempa yang terjadi pada tahun 2006 menimbulkan banyak korban, mayoritas adalah orang lanjut usia dan anak-anak. Anak-anak belum semua terlatih menghadapi bencana sehingga perlu dilakukan pelatihan pada anak-anak sekolah dasar bagaimana menghadapi bencana bila sewaktu-waktu terjadi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan siaga bencana terhadap kesiapsiagaan anak, untuk mengetahui kemampuan dan keterlibatan anak dalam melakukan simulasi serta kesiapsiagaan anak sebelum dan sesudah diberikan pelatihan. Metode: Desain penelitian adalah quasi eksperimen dengan rancangan one pre post test design. Teknik pengambilan sampel dengan purposive sampel sebanyak 31 responden sedangkan teknik pengumpulan data dengan kuesioner dan lembar observasi. Uji hipotesis dengan menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan ada pengaruh pelatihan siaga bencana terhadap kesiapsiagaan anak yang di tunjukkan dengan nilai P < 0,001, semua anak mampu dan terlibat setelah melakukan 5 kali simulasi sedangkan kesiapsiagaan anak dalam kategori kurang siap. Sebelum pelatihan sebanyak 22 anak (71%) dan sesudah pelatihan meningkat menjadi 23 anak (76,7%). Kesimpulan: pemberian pelatihan siaga bencana memberikan pengaruh positif terhadap kesiapsiagaan anak namun dalam kategori lemah, semua anak kelas mampu dan terlibat setelah melakukan 5 kali simulasi serta mayoritas kesiapsiagaan anak dalam kategori kurang siap, Kata kunci: pendidikan siaga bencana, kesiapsiagaan menghadapi bencana, metode simulasi

Background: Indonesia is in the area of ring of fire and Yogyakarta is one of the area often experiencing earthquake. The earthquake happened in 2006 left many victims. Most of them are older people and children. Not all children are trained to deal with disaster, therefore it is necessary to conduct a training to elementary school children to deal with disaster if it is suddenly happened. Objective: The training is aimed at knowing the effect of disaster awareness training toward the children readiness, the ability and involvement of children in doing simulation, the children preparedness before and after receiving the training. Method: The research design applies quasi experiment with one pre post test design. The sample are taken by using purposive sample for 31 respondents and the data are collected by using questioners and observation checklists. The hypothesis is tested by using Wilcoxon test. Result: The results of this study showed there is influence on the preparedness of disaster preparedness training children in the show with a value of P <0.001, all the children capable and involved after performing the simulation as much as 5 times while the child preparedness before the training in the category of less ready as many as 22 children (71%) and after training increased to 23 children (74.2%). Conclusion: The training of awareness and readiness to face an earthquake disaster increase the level of children awareness, All of the level 6 Giwangan elementary students is able and involved after the training was repeated 5 times and most of the children showed that the level of awareness is categorised as less ready Keywords: Disaster Preparedness Training, The Readiness to deal with disaster, simulation method

Kata Kunci : pendidikan siaga bencana, kesiapsiagaan menghadapi bencana, metode simulasi; Disaster Preparedness Training, The Readiness to deal with disaster, simulation method


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.