PERUBAHAN PENGHIDUPAN SOSIAL EKONOMI PENDUDUK DESA WEDOMARTANI AKIBAT PEMBANGUNAN KAWASAN STADION MAGUWOHARJO
SIHANA, Prof. Dr. Su Ritohardoyo, M.A.; Dr. Sri Rum Giyarsih, M.Si.
2015 | Tesis | S2 GeografiPenelitian ini dilakukan di Desa Wedomartani Kecamatan Ngemplak Kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta. Tujuan penelitian (1) mengkaji persepsi penduduk Desa Wedomartani terhadap pembangunan kawasan Stadion Maguwoharjo, (2) mengkaji pengaruh pembangunan kawasan Stadion Maguwoharjo terhadap perubahan penggunaan lahan di Desa Wedomartani, (3) mengkaji perubahan penghidupan sosial ekonomi penduduk Desa Wedomartani setelah pembangunan kawasan Stadion Maguwoharjo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei untuk menemukan karakteristik obyek yang diteliti, dan metode kualitatif untuk melakukan analisis terhadap data hasil penelitian. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dan pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam, dokumentasi, dan pengamatan lapangan. Sampel penelitian diambil 5 pedukuhan dengan informan berjumlah 50 orang yang terdiri dari 5 orang dukuh, 20 orang ketua RT, dan 25 orang tokoh masyarakat. Hasil penelitian disajikan secara deskriptif kualitatif. Menurut persepsi masyarakat secara umum, keberadaan kawasan Stadion Maguwoharjo dapat mendorong terjadinya perubahan penghidupan sosial ekonomi ke arah yang lebih baik. Pembangunan kawasan Stadion Maguwoharjo mempengaruhi terjadinya perubahan penggunaan lahan, terutama lahan di sekitar kawasan Stadion Maguwoharjo dan lahan di sepanjang jalan menuju kawasan Stadion Maguwoharjo dengan pola menyebar. Perubahan penghidupan yang terjadi dicirikan oleh adanya perubahan strategi penghidupan dan perubahan fisik bangunan. Strategi penghidupan yang dilakukan penduduk secara umum adalah diversifikasi jenis pekerjaan yang dicirikan semakin pentingnya kegiatan non pertanian. Strategi tersebut ternyata berdampak pada peningkatan penghasilan dan peningkatan kualitas bangunan rumah. Kata kunci: pembangunan, penggunaan lahan, penghidupan, persepsi
This research was conducted in the Wedomartani village Ngemplak District of Sleman Yogyakarta. The purpose of the study are ( 1 ) explores the perception of the Wedomartani villagers to Maguwoharjo Stadium regional development, ( 2 ) explores the effect of Maguwoharjo Stadium regional development to changes in land use in the Wedomartani village, ( 3 ) explores the changes in the socio-economic livelihood of the Wedomartani villagers after Maguwoharjo Stadium regional development. The method used in this study is the survey method which is used to discover the characteristics of the object under study, and qualitative methods to analyze the result of the research data. Sampling uses purposive sampling and data collection with in-depth interviews, documentary, and field observations. Samples were taken 5 hamlets with 50 informants consisting of 5 people hamlet, 20 of the RT, and 25 community leaders. The results are presented in descriptive qualitative research. According to the general public perception, the existence region Maguwoharjo Stadium can lead to changes in socio-economic livelihood to a better direction. Regional Development Maguwoharjo Stadium affect the occurrence of changes in land use, especially in the area around the stadium area Maguwoharjo and land along the road to the area Maguwoharjo Stadium with a diffuse pattern. Livelihood changes that occur are characterized by changes in livelihood strategies and physical changes to buildings. Livelihood strategies undertaken the general population is the diversity of types of work that characterized the growing importance of non-farm activities. The strategy turned out to have an impact on increasing income and improving the quality of home building. Key words: development, land use, livelihood, perception
Kata Kunci : pembangunan, penggunaan lahan, penghidupan, persepsi; development, land use, livelihood, perception