Laporkan Masalah

AGRIBISNIS IKAN LELE DI KABUPATEN SLEMAN

DINA ARFIANTI SARAGIH, Dr. Ir. Suhatmini Hardyastuti, MS; Dr. Jangkung Handoyo Mulyo, S.P., M.Ec

2015 | Tesis | S2 MANAJEMEN AGRIBISNIS

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pendapatan usaha tani pembenihan, pembesaran, dan pemasaran ikan lele, menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi produksi benih ikan lele dan produksi ikan lele. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Data yang dianalisis adalah data primer dan data sekunder. Pemilihan lokasi penelitian secara sengaja (purposive) yaitu Kabupaten Sleman dikarenakan Kabupaten Sleman merupakan sentra budidaya ikan lele. Kabupaten Sleman dikatakan sebagai sentra karena Kabupaten Sleman melakukan seluruh kegiatan mulai dari hulu sampai hilir kegiatan budidaya ikan lele. Penelitian dilakukan di 4 Kecamatan yang berada di Kabupaten Sleman yaitu Kecamatan Seyegan, Kecamatan Moyudan, Kecamatan Kalasan dan Kecamatan Godean. Pengambilan sampel menggunakan 4 teknik yaitu area sampling, purposive sampling, proportional random sampling dan snowball sampling. Data dianalisis dengan menggunakan : analisis pendapatan, analisis margin dan : fungsi produksi Cobb-Douglas. Hasil analisis menunjukkan bahwa pendapatan pembenih ikan lele selama 1 periode (2 bulan) dengan luasan 133, 68 m2 adalah Rp. 9.241.647,-. Pendapatan pembudidaya ikan lele pembesaran selama 1 Periode (3 bulan) dengan luasan 986 m2 adalah Rp. 19. 701.995,-. Pendapatan pedagang pengepul untuk 1 kali pembelian ikan lele sebanyak 400 kg adalah Rp. 1.054.083,-. Nilai R/C ratio pembenih selama 1 periode adalah 3,79, pembudidaya ikan lele 1,38, dan pedagang pengepul 1,16. Penambahan jumlah cacing dan luas kolam berpengaruh positif signifikan terhadap produksi benih ikan lele. Penambahan jumlah pakan berpengaruh positif signifikan terhadap produksi ikan lele. sedangkan penambahan jumlah kolam berpengaruh negatif signifikan terhadap produksi ikan lele.

The purpose of this study was to determine the seeding farm income, enlargement, and marketing catfish, analyzing factors affecting seed production of catfish and catfish production. The method used in this research is quantitative descriptive. The data analyzed were the primary data and secondary data. Selection of study sites intentionally (purposive) that Sleman because Sleman is the center of catfish farming. Sleman be regarded as a center for Sleman conduct all activities ranging from upstream to downstream activities of catfish farming. The study was conducted in 4 Districts are located in the District Seyegan Sleman District, District Moyudan, Kalasan and District Godean. The sampling techniques was using four that area sampling, purposive sampling, proportional random sampling and snowball sampling. Data were analyzed by using: analysis of revenue, and margin analysis: Cobb-Douglas production function. The analysis showed that income catfish fry farmers during the first period (2 months) with an area of 133, 68 m2 is Rp. 9,241,647, -. Catfish farmer income augmentation for 1 period (3 months) with an area of 986 m2 is Rp. 19. 701 995, -. Revenue collectors for the first time traders purchase catfish of 400 kg is Rp. 1,054,083,-. Value of R/C ratio catfish fry farmers for 1 period was 3.79, 1.38 catfish farmers, collectors and traders 1.16. Increasing the number of worms and an amount has significant positive effect on fry production of catfish. Increasing the number of pools and the amount of feed a significant effect on the production of catfish.

Kata Kunci : agribisnis, ikan lele, produksi, pendapatan


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.