PARADIGMA PEDAGOGI REFLEKTIF: MEWUJUDKAN KEPEMIMPINAN BERBASIS NILAI DI SEKOLAH DASAR KANISIUS DEMANGAN BARU YOGYAKARTA
ALBERTUS EDHI WARSADHI, Fathul Himam, Drs., M.A., M.Psi., Ph.D.
2015 | Tesis | S2 PsikologiPenelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara mendalam tentang peran kepemimpinan kepala sekolah dalam mewujudkan visi dan misi sekolah serta bagaimana model kepemimpinan kepala sekolah berbasis nilai inti yang berkomitmen kepada staf, orangtua, dan siswa dalam mempraktekkan kepemimpinan dalam menghadapi perubahan dan keragaman. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi kasus. Hasil temuan dan analisis menunjukkan bahwa: pertama, kepemimpinan dimaknai sebagai tindakan pendampingan dan pelayanan. Kepala sekolah sebagai pemimpin sejatinya tetaplah seorang guru yang diberikan “tugas†atau “disampiri†kepala sekolah. Kepala sekolah sebagai pemimpin sekolah mengarahkan dan membawa seluruh yang terlibat dalam komunitas sekolah dengan mendampingi dan melayani anggota komunitas sekolah untuk mencapai tujuan yang didasari pada nilai-nilai inti secara bersama-sama. Gaya kepemimpinan kepala sekolah yang melayani adalah gaya kepemimpinan modern di mana pemimpin melayani orang lain untuk mengembangkan pengikut dengan menghargai karunia dan kemampuan pengikut. Kedua, kepemimpinan kepala sekolah adalah kunci untuk perubahan. Peran kepemimpinan kepala sekolah adalah sebagai pemimpin pendidikan yang reflektif, seimbang, percaya diri, dan dengan kerendahan hati mengubah sekolah ke arah kemungkinan baru. Dengan gaya kepemimpinan yang melayani, peran kepemimpinan kepala sekolah dalam mengembangkan sekolah diwujudkan dalam kemampuan mengelola sumber daya sekolah yang tersedia secara optimum, dan mengarahkan kepada upaya terwujudnya tujuan sekolah yakni mendidik anak menjadi pribadi yang humanis, yang mampu menciptakan makna hidup bagi dirinya sendiri, sesamanya, dan lingkungan hidupnya. Upaya kepala sekolah dalam mengembangkan sekolah diwujudkan dengan melakukan pengelolaan dan supervisi untuk pengembangan proses belajar mengajar, menemukan caracara baru dalam meningkatkan keunggulan sekolah, memberikan motivasi kepada guru dan siswa dengan menempatkan anak dan guru sebagai pusat kegiatan seluruh proses belajar mengajar.
This study aims to explore in depth about the role of school leadership in realizing the vision and mission of the school and how the model of core values based leadership of commitment to staff, parents, and students in the practice of leadership facing change and diversity. Researchers used a qualitative approach with case study design. The findings and analysis show that: first, leadership is defined as the act of assistance and services. Principal as a true leader remains a teacher who is given a \\"duty\\" as principal. Principal as school leader directs and took everyone involved in the school community to assist and serve members of the school community to achieve the goals that are based on core values together. Principal's leadership style is the style of leadership that serves modern where leaders serve others to develop followers to appreciate the gifts and abilities of followers. Second, school leadership is the key to change. The role of school leadership is an educational leader who is reflective, balanced, confident, and with the humility to change schools toward new possibilities. With the style of servant leadership, a leadership role in developing school principals embodied in the school's ability to manage the resources available at its optimum, and directing the efforts to realize the goal of educating school children being personally humanist, who is able to create meaning in life for himself, his fellow , and the environment. Efforts in developing school principals embodied by management and supervision for the development of teaching and learning process, finding new ways to improve school of excellence, providing motivation to teachers and students by placing the students and the teacher as the center of the whole learning process.
Kata Kunci : peran kepemimpinan kepala sekolah, kepemimpinan yang melayani, kepemimpinan kepala sekolah