Laporkan Masalah

Implementasi Surat Keputusan Bupati kutai Kartanegara Nomor .487/Sk-Bup/Hk/2010 Tentang Kawasan Tanpa Rokok

FERRY FADZLUL RAHMAN, Prof. Dr. Ari Hernawan SH, M.Hum

2015 | Tesis | S2 Hukum Kesehatan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, menganalisis kendala dan upaya yang dilakukan instansi terkait dalam pelaksanaan Surat Keputusan Bupati Kutai Kartanegara Nomor 487/SK-Bup/HK/2010 tentang Kawasan Tanpa Rokok di Puskesmas Kabupaten Kutai Kartanegara. Jenis penelitian ini normatif empiris. Penelitian dilakukan melalui studi kepustakaan dan lapangan. Lokasi penelitian dilaksanakan di Puskesmas Rapak Mahang, Puskesmas Loa Duri dan Puskesmas Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara. Narasumber penelitian adalah Ka.Subbag Perundang-undangan Sekretariat Daerah, Kepala Dinas Kesehatan dan Kabid Sumber Daya. Responden adalah Ka.Sie pemberdayaan kesehatan, pimpinan puskesmas, staff puskesmas dan pengunjung puskesmas. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, dan hasil analisis yang disajikan secara deskriptif. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kendala Implementasi Surat Keputusan Bupati Kutai Kartanegara Nomor 487/Sk-Bup/Hk/2010 tentang Kawasan Tanpa Rokok adalah tidak terdapatnya satuan pengawasan anti-rokok, keterbatasan fasilitas gedung tidak memiliki tempat khusus untuk merokok dan budaya setempat. Kendala ini dapat diatasi dengan pembentukan satuan pengawas anti-rokok, pengadaan fasilitas tempat khusus merokok dan ikut melibatkan masyarakat terutama tokoh masyarakat atau tokoh adat dalam pelaksanaan kawasan tanpa rokok di puskesmas.

This research is aimed to understand, analyze the constraints and the efforts done by the instance in implementation of The Decree of Kutai Kartanegara Regent Number 487/SK-Bup/HK/2010 about Non-smoking area in Kutai Kartanegara primary health care. This is an emphirical normative research. The research is done by literature review and direct observation. The locations of research are took place at Puskesmas Rapak MahangPuskesmas Loa Duri and Puskesmas Loa Kulu in Kutai Kartanegara District. The information is obtained from Subsection Head of Regional Legislative Secretary, Head and Head of Division of Human Resource of Health Service. The respondents are Head of Health Empowerment, the Head, staffs and the visitors of the primary health care. The data collecting method is done by interview and the results of the analysis are presented descriptively. The result can be concluded that there are several constraints in implementing The Decree of Kutai Kartanegaras Regent Number 487/SK-Bup/HK/2010 about Non-smoking area in Kutai Kartanegaras health care: no anti-smoking control units, limitation of buildings that do not have a special place for smoking and cultural issue regarding decree. This constrains can be overcame by forming non-smoking area control units, building special place in certain building for smoking and involving people, especially public figures to implement the non-smoking area in primary health cares.

Kata Kunci : Kata kunci : Kawasan Tanpa Rokok, Puskesmas.