Laporkan Masalah

Ketahanan Pangan Wilayah Dan Rumah Tangga Di Kabupaten Ciamis

ASEP HERDIANA, Prof.Dr.Ir. Dwidjono Hadi Darwanto, MS; Dr. Jangkung Handoyo Mulyo, M.Ec

2015 | Tesis | S2 Ekonomi Pertanian

Ketahanan pangan di tingkat wilayah belum tentu menjamin ketahanan pangan di tingkat rumah tangga. Tolok ukur pencapaian ketahanan pangan rumah tangga adalah terjaminnya akses fisik dan ekonomi terhadap pangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketahanan pangan wilayah dan rumah tangga di Kabupaten Ciamis serta faktor yang mempengaruhinya, menggunakan analisis tabel dan regresi model ordinal probit. Analisis ketahanan pangan rumah tangga menggunakan data data SUSENAS 2012 dari BPS. Ketahanan pangan wilayah dihitung dengan menggunakan rasio konsumsi terhadap produksi bersih per kapita per hari. Ketahanan pangan rumah tangga dihitung berdasarkan metode klasifikasi silang antara pangsa pengeluaran pangan dan kecukupan energi. Pada tahun 2012, ketahanan pangan kabupaten Ciamis termasuk dalam katagori surplus tinggi, namun pada tingkat rumah tangga masih terdapat rumah tangga yang tidak tahan pangan. Rumah tangga di pedesaan lebih tahan pangan dibandingkan rumah tangga di perkotaan. Pendapatan rumah tangga, pendidikan ibu rumah tangga dan jumlah beras yang tersedia untuk dikonsumsi berpengaruh positif, sedangkan jumlah anggota rumah tangga, harga kelompok bahan pangan hewani, minyak dan mie berpengaruh negatif terhadap tingkat ketahanan pangan rumah tangga.

Regional food security does not ensure household food security level. Benchmark attainment of food security at the household level is ensuring the physical and economic accessibility to food. This research aims to determine the regional and household food security level in the district of Ciamis and factors that influence it by using table analysis and ordinal probit regression models. Data used in this study is National Social Economic Survey (SUSENAS) 2012 from Central Beaureu of Statistic (CBS). Regional food security is calculated based on normative consumption to net production ratio, household food security calculated based on the cross-classification between the share of food expenditure and energy sufficiency. The result shows that in 2012, regional food security in Ciamis district is higher surplus of food, but in the household level there are still food insecure households. Rural households are more food secure than urban households. Household income, education of housewife, household size, ownership of rice, food base animal price, cooking oils price and noodle price were founded to be significant determinants of household food security level in the study area.

Kata Kunci : ketahanan pangan wilayah, ketahanan pangan rumah tangga, probit.

  1. S2-2015-337897-bibliography.pdf  
  2. S2-2015-337897-tableofcontent.pdf  
  3. S2-2015-337897-title.pdf