Laporkan Masalah

PENGARUH LATIHAN PASRAH DIRI TERHADAP STATUS NUTRISI USIA LANJUT DENGAN SIMTOM DEPRESI Studi Komunitas di Posyandu Usia Lanjut di Klaten Propinsi Jawa Tengah

ZUMRATI AHMAD, dr. Agus Siswanto, SpPD-KPsi; dr. Probosuseno, SpPD-KGer

2015 | Tesis | SP Ilmu Penyakit Dalam

Latar Belakang. Depresi merupakan salah satu gangguan mental yang sering ditemukan pada usia lanjut1. Populasi usia lanjut mengalami peningkatan resiko terjadinya malnutrisi. Depresi merupakan penyebab tersering terjadinya penurunan berat badan dan kekurangan gizi pada orang usia lanjut2,3. Latihan pasrah diri (LPD) merupakan salah satu bentuk mind and body therapy untuk membangkitkan respons relaksasi yang diharapkan mampu memperbaiki gejala depresi.Saat ini belum ada penelitian yang menunjukkan pengaruh LPD terhadap status nutrisi usia lanjut dengan simtom depresi. Tujuan penelitian. Untuk mengetahui apakah latihan pasrah diri (LPD) dapat memperbaiki status nutrisi usia lanjut dengan simtom depresi. Metode. Desain penelitian ini adalah kuasi eksperimental. Pengambilan sampel dilakukan secara consecutive sampling. Subyek penelitian adalah usia lanjut di wilayah Kecamatan Manisrenggo Kabupaten Klaten Propinsi Jawa Tengah yang berkunjung ke Posyandu yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi pada bulan Agustus-Desember 2012. Status nutrisi usia lanjut dinilai dengan menggunakan kuesioner Mini Nutritional Assesment (MNA). Pengaruh LPD terhadap status nutrisi usia lanjut dinilai secara statistik dengan uji independent t test, dan jika sebaran tidak normal maka akan dilakukan uji Mann Whitney test. Perbedaan dianggap bermakna jika didapatkan P < 0.05 dengan interval kepercayaan 95%. Hasil. Jumlah keseluruhan subyek penelitian adalah 49 orang usia lanjut yang memenuhi kriteria penelitian,setuju mengikuti penelitian dan dapat menyelesaikan penelitian, dengan usia rerata 69,94+ 8,33 tahun. Kelompok LPD sebanyak 25 orang dan kelompok kontrol 24 orang. Rerata skor Geriatric Depression Scale (GDS) adalah 12,54+1,14. Terdapat perbedaan yang signifikan antara rerata skor MNA pada kelompok LPD sesudah melaksanakan LPD selama 21 hari (21,400+2,415) dibandingkan kelompok kontrol (17,326+2,648), dengan nilai p=0,001 (p<0,05),IK 95% -5,526 s/d -2,649. Perubahan rerata skor MNA (ΔMNA) kelompok LPD (2,200+2,376) dibandingkan dengan kelompok kontrol (0,375+2,228), menunjukkan perbedaan yang signifikan (p = 0,008), IK 95% -3,149 s/d -0,500. Setelah perlakuan LPD, subjek kelompok LPD mengalami perbaikan status nutrisi yaitu status nutrisi normal sebanyak 8 orang (32%), resiko malnutrisi 17 orang (68%). Didapatkan perbedaan bermakna status nutrisi antara kedua kelompok ( p=0,001). Kesimpulan. Latihan Pasrah Diri (LPD) secara bermakna meningkatkan skor MNA dan memperbaiki status nutrisi usia lanjut dengan simtom depresi.

Background. Depression is a common mental disorder in the elderly1. Elderly population increased risk of malnutrition. Depression is the most common cause of weight loss and malnutrition in the elderly2,3. Latihan Pasrah Diri (LPD) is a mind and body intervention to evoke relaxation response that is expected to improve the symptoms of depression. In the present time, there are no study that show the effect of LPD on nutritional status in the elderly with depressive symptoms in Indonesia. Objective. This study was conduct to determine whether the LPD can improve the n utritional status of elderly with depressive symptoms. Methode. This is a quasi-experimental research design. Sampling procces was done by consecutive sampling. The subjects of this study is the elderly in the district of Klaten, Central Java, who visited the Posyandu and meet the inclusion criteria on October-December 2012. Effect of LPD on nutritional status in the elderly were statistically assessed by independent t-test, and if the distribution is abnormal will be count with Mann Whitney test. Differences are considered significant if the obtained P <0.05 with 95% confidence interval. Results. The total number of subjects were 49 elderly people who met the study criteria, agree to follow the study and completed the evaluation, with a mean of age 69,94+8.33 years. LPD group is 25 people and a control group is 24 people. The mean score of Geriatric Depression Scale (GDS) was 12.54 + 1.14. There are significant differences between the mean score of the MNA in the LPD group after implementing LPD for 21 days (21.400 + 2.415) than the control group (17.326 + 2.648), with p = 0.001 (p <0.05), 95% CI -5.526 s / d -2.649. The changes mean MNA score (ΔMNA) LPD group (2.200 + 2.376) compared with the control group (0.375 + 2.228), showed a significant difference (p = 0.008), 95% CI -3.149 s / d -0.500. After implementing LPD, LPD group had improvement in nutritional status, the normal nutritional status were 8 people (32%), risk of malnutrition 17 people (68%). Obtained significant differences in nutritional status between the two groups (p = 0.001). Conclusion. Latihan Pasrah Diri (LPD) significantly increase the MNA scores and improve the nutritional status of the elderly with depressive symptoms.

Kata Kunci : latihan pasrah diri, status nutrisi, usia lanjut, simtom depresi


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.