Laporkan Masalah

PERLINDUNGAN HUKUM BAGI FRANCHISEE DALAM HAL PELAKSANAAN JAMINAN STANDARISASI DAN KUALITAS PRODUK FRANCHISE (STUDI KASUS PRIME PLAZA HOTELS BALI)

ADI SETYANTO, SH., Dina W. Kariodimedjo, SH., LL.M.

2015 | Tesis | S2 Hukum

Tesis ini membahas tentang Pelaksanaan perjanjian waralaba Prime Plaza hotels dalam mengimplementasikan peraturan perundang-undangan mengenai waralaba serta menganalisis bagaimana bentuk perlindungan hukum bagi pihak penerima waralaba (Franchisee) dalam perjanjian waralaba dalam hal pelaksanaan jaminan kualitas dan standarisasi produk. Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris yang bersifat yuridis normatif, artinya penelitian ini didasarkan pada perilaku masyarakat terhadap pelaksanaan peraturan hukum (law in action) berdasarkan bahan-bahan dan literatur-literatur hukum. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan diperoleh hasil bahwa Perjanjian Waralaba Prime Plaza Hotels telah sesuai dengan syarat dan ketentuan seperti yang diatur dalam peraturan perundang-undangan mengenai waralaba. Dalam penelitian ini juga ditemukan adanya beberapa klausula perjanjian yang memberikan beban tanggung jawab yang lebih besar di pihak penerima waralaba (franchisee) atas pelaksanaan kewajiban dalam perjanjian waralaba ini

This reseach discusses the implementation of a franchise agreement Prime Plaza Hotels in implementing legislation regarding the franchise, as well as analyze how the form of legal protection for the franchisee in the franchise agreement in terms implementation of quality assurance and standardization of Franchise products. This study is an empirical law that is normative, meaning that this study was based on people's behavior on the implementation of the rule of law (law in action) based on the ingredients and the legal literature. Based on the research that has been conducted the results showed that Prime Plaza Hotels Franchise Agreement in accordance with the terms and conditions as set out in the legislation regarding the franchise. In this study also found the existence of some agreement clause that gives loads greater responsibility on the part of franchisee over the implementation of the obligations in this franchise agreement.

Kata Kunci : Perjanjian Waralaba, Perlindungan Hukum, Franchisee


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.