Laporkan Masalah

ANALISIS EARNINGS VOLATILITY, GROWTH PERUSAHAAN, KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL PADA KEBIJAKAN HUTANG DAN KEPEMILIKAN MANAJERIAL: PERPEKTIF TEORI KONFLIK KEAGENAN

TAUFIK AKHBAR, Prof. Dr. Abdul Halim MBA, Akt.

2015 | Tesis | S2 Manajemen

Penelitian ini bertujuan untuk menguji kebijakan hutang dan kepemilikan manajerial sebagai alat untuk mengendalikan konflik keagenan. Kebijakan hutang dan kepemilikan manajerial yang digunakan dalam pengendalian konflik keagenan memiliki beberapa pertimbangan seperti risiko perusahaan, pertumbuhan perusahaan dan keberadaan kepemilikan institusi dalam suatu perusahaan. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini meliputi earnings volatility sebagai pengukur risiko perusahaan, growth perusahaan, kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, kebijakan hutang, serta total aset sebagai kontrol. Selanjutnya, dilakukan analisis dengan model simultan dengan alat regresi dengan metode Two Stage Least Square. Hasil yang ditemukan dalam penelitian ini menyatakan bahwa faktor risiko, pertumbuhan perusahaan, serta keberadaan kepemilikan institusional mempengaruhi kebijakan hutang dan kepemilikan manajerial perusahaan dalam kerangka pengendalian konflik keagenan. Hal ini mengindikasikan bahwa dalam menggunakan kebijakan-kebijakan untuk mengendalikan konflik keagenan harus memperhatikan ketiga faktor tersebut.

This reserach aims to examine debt policy and managerial ownership as a tools to control agency conflict. Debt policy and managerial ownership that used to control agency conflict have some considerations likes firm risk, firm growth and existence of institutional ownership in the firm. Variable that be used in this research are earnings volatility as a measurement firm risk, firm’s growth, managerial ownership, institutional ownership, debt policy, and total asset as a control variable. Then, we analyze with simulateneous regression model using Two Stage Least Square method. The result that was founded in this research state that firm risk, firm growth and institutional ownership have impact to debt policy and managerial ownership in agency conflict framework. This research indicates that firm when used those policies to mitigate agency conflict have to consider those factors.

Kata Kunci : konflik keagenan, kebijakan hutang, kepemilikan manajerial


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.