ANALISIS IMPLEMENTASI LEARNING ORGANIZATION DITINJAU DARI THREE BUILDING BLOCKS OF THE LEARNING ORGANIZATION STUDI PADA PT GAMA MULTI USAHA MANDIRI
FRESI BEATRIX LENDO, Dr. Supriyadi, M.Sc., CMA.
2015 | Tesis | S2 ManajemenLingkungan bisnis merupakan lingkungan yang selalu berubah dengan cepat. Perusahaan dituntut untuk bisa beradaptasi disetiap perubahan yang terjadi. Untuk mampu bertahan dalam perubahan lingkungan bisnis yang cepat, menjadi organisasi pembelajar (learning organization) dibutuhkan oleh perusahaan. PT. Gama Multi Usaha Mandiri merupakan perusahaan yang bergerak diberbagai macam bidang. Persaingan yang tinggi dalam industri menuntut PT. Gama Multi Usaha Mandiri untuk menjadi organisasi pembelajar. Sebagai perusahaan yang bergerak diberbagai bidang pengumpulan informasi merupakan hal yang sangat penting. Sumber daya manusia yang baik juga dibutuhkan untuk perusahaan yang bergerak diberbagai bidang seperti PT. Gama Multi Usaha Mandiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat apakah PT. Gama Multi Usaha Mandiri sudah menjadi organisasi pembelajar dan faktor-faktor apa saja yang menjadi kekurangan serta kelebihannya menurut tiga pilar organisasi pembelejar (Garvin et al. 2008). Dari hasil penelitian, diharapkan dapat memberikan rekomendasi perbaikan organisasi pembelajar bagi perusahaan. Berdasarkan penelitian dan analisis yang dilakukan, ditemukan bahwa PT. Gama Multi Usaha Mandiri belum merupakan organisasi pembelajar. Belum merupakan organisasi pembelajar karena masih terdapat beberapa komponen organisasi pembelajar belum dijalankan dengan baik oleh perusahaan. Pertama, perusahaan belum memberikan keselamatan psikologis dan keterbukaan pada ideide baru. Kedua, proses dan praktik belajar konkrit masih belum dijalankan dengan baik. Ketiga, perilaku kepemimpinan yang belum mendukung pembelajaran di perusahaan, seperti gaya kepemimpinan yang berupa manajerial dan direktif.
The business environment is an environment that is constantly changing rapidly. Companies are required to be able to adapt to every change that occurs. To be able to survive in the business environment that changes rapidly, becoming a learning organization is required by the company. PT. Gama Multi Usaha Mandiri is a company engaged in various kinds of fields. High competition in the industry requires PT. Gama Multi Usaha Mandiri to become a learning organization. As a company engaged in various areas, collection of information is very important. Good human resources are also needed for companies engaged in various fields such as PT. Gama Multi Usaha Mandiri. The purpose of this study is to see whether PT. Gama Multi Usaha Mandiri has become a learning organization and shortcomings and advantages according to the three pillars of the learning organization (Garvin et al. 2008). From the research, recommendations for the improvement of learning organization company can be provided. Based on research and analysis conducted, it was found that PT. Gama Multi Usaha Mandiri is nto a learning organization. Not yet a learning organization because there are several components of a learning organization not executed well by the company. First, the company has not provided a psychological safety and openness to new ideas. Second, concrete learning processes and practices are still not well executed. Third, the leadership behaviors that do not support the learning in the company, such as leadership style in the form of managerial and directive.
Kata Kunci : organisasi pembelajar, lingkungan belajar suportif, proses dan praktik belajar, kepemimpinan yang memperkuat pembelajaran