Laporkan Masalah

INDONESIAN CAPITAL MARKET REACTION TO ANNOUNCEMENT OF LOAN TO VALUE POLICY

AURA PANDU WIRAWAN, Prof. Dr. Zaki Baridwan, M.Sc.

2015 | Tesis | S2 Manajemen

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis reaksi perubahan harga saham-saham perusahaan pembiayaan (financing companies) terhadap suatu peristiwa terkait, dalam hal ini pengumuman kebijakan loan to value (LTV) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia (BI). Pada tanggal 16 Maret 2013, BI mengumumkan kebijakan LTV bagi kredit pemilikan rumah (KPR) dan kredit pemilikan kendaraan bermotor (KKB). Kebijakan ini akan berlaku secara efektif tiga bulan setelah tanggal pengumuman. Penelitian ini menggunakan metodologi study peristiwa (event study) dan analisis uji beda rata-rata (test of significance) untuk mengobservasi dan menjelaskan reaksi pasar pada periode peristiwa (event period). Return tidak normal (abnormal return) and aktifitas volume perdagangan (trading volume activity) saham-saham perusahaan pembiayaan digunakan sebagai proksi untuk mengukur reaksi pasar. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari website BEI dan Database Pasar Modal Indonesia (ICMD), meliputi harga saham harian, volume perdagangan harian, jumlah saham beredar, dan indeks pasar (IHSG). Hasil penelitian menunjukkan terdapat return tak normal yang signifikan selama 1 (satu) hari perdagangan pada periode peristiwa yaitu pada t+1. Hal ini mengindikasikan bahwa pengumuman kebijakan LTV adalah informasi relevan yang positif atau kabar baik bagi pasar modal. Kebijakan LTV diperkirakan memiliki dampak yang secara substansif akan menguntungkan bagi perkembangan industri pembiayaan di masa depan. Selain itu, return tak normal yang signifikan yang terjadi pada periode peristiwa setelah tanggal pengumuman (t+1) menandakan bahwa pasar modal Indonesia berada pada efisiensi bentuk setengah kuat. Informasi berupa pengumuman kebijakan LTV secara cepat tercermin pada perubahan harga saham-saham perusahaan pembiayaan segera setelah informasi tersebut diterima pasar. Sebagai tambahan, hasil penelitian juga menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada aktifitas volume perdagangan (TVA) pada periode peristiwa sebelum dan setelah pengumuman kebijakan LTV. Hal ini menandakan bahwa terdapat peningkatan TVA yang signifikan dari saham-saham perusahaan pembiayaan pada periode setelah pengumuman kebijakan LTV. Peningkatan TVA ini disebabkan oleh peningkatan permintaan saham-saham pembiayaan. Dalam hal ini, pengumuman kebijakan LTV diartikan sebagai informasi relevan yang positif atau kabar baik bagi investor, sehingga pasar bereaksi secara positif.

The purpose of this study is to analyze financing companies’ stock price reaction to a related event, in this case, the announcement of loan to value (LTV) policy by Bank Indonesia (BI), the central bank of Republic of Indonesia. On 16 March 2013, BI announced that the central bank will impose new LTV policy for mortgages (KPR) and down payments on motor vehicle loans (KKB) which effectively put into effect three month after the announcement date. Using financing companies’ stocks listed in Indonesia Stock Exchange (IDX), this study incorporates event study methodology and test of difference analysis to observe and explain market reaction in the event period. Abnormal return and trading volume activity is employed as proxy of market reaction. Data for the study is mainly secondary data that obtained from IDX website and Indonesia Capital Market Database (ICMD). Data comprises of daily closing prices, daily trading volumes, the number of outstanding shares, and market index of IDX (IHSG). Study result indicates that there is significant abnormal return for 1 (one) trading day of the event period which is occurs on t+1. It denotes that LTV policy announcement is positive relevant information or good news for capital market since it will has substantial favorable impact on financing industry in the future. Moreover, a significant positive abnormal return in the event period after LTV policy announcement (t+1) signifies that Indonesian capital market is efficient in semi-strong form as this information is immediately reflected in the financing firms’ stock prices after such information was first announced. Additionally, the study also reveals significant difference on the trading volume activity (TVA) in the event period before and after LTV policy announcement. It implies that there is a significant increase on TVA of financing stocks in the event period after the announcement. A significant increase in TVA is triggered by the rise of demand (buying motive). In this occasion, LTV policy announcement is perceived as positive relevant information or good news for investors, thus the market reacts favorably.

Kata Kunci : kebijakan loan to value; pasar modal; Bursa Efek Indonesia; return tidak normal; studi peristiwa; aktifitas volume perdagangan


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.