Laporkan Masalah

PEMANFAATAN HEDGING DALAM MENGURANGI RISIKO VALUTA ASING (Studi Kasus Proyek X di Industri Engineering Procurement Construction pada periode tahun 2007-2009)

STEFANUS ANDRI SETIAWAN, Dr. Hardo Basuki., M.Soc.Sc, CSA.

2014 | Tesis | S2 Manajemen

Proyek-proyek yang dijalankan pada industri rancang bangun pabrik atau dengan kata lain Engineering Procurement Construction (EPC) memang seharusnya dikerjakan secara global dan berkesinambungan untuk mendapatkan sumber daya manusia, mengatasi masalah teknologi, ataupun material dengan harga kompetitif. Oleh karena itu, risiko yang terjadi karena valuta asing menjadi salah satu risiko yang tidak bisa dihindarkan apabila terdapat transaksi yang dilakukan dengan sedikitnya menggunakan dua jenis mata uang yang berbeda. Di dalam tesis ini membahas studi kasus yang terjadi pada inductri EPC dengan proyek X yang mengalami eksposur terhadap transaksi. Menganalisis kecenderungan nilai tukar valuta asing yang digunakan pada proyek X dalam transaksinya secara fundamental dan teknikal, menganalisis kelebihan dan kekurangan alternatif seperti hedging, money market, serta no hedging yang dapat dipergunakan dalam proyek X untuk meminimalkan potensi kerugian akibat pergerakan valuta asing menjadi tujuan dalam tesis ini. Untuk menghitung alternatif yang paling baik dan optimal bagi proyek X dalam upaya meminimalisasi kerugian yang timbul atas transaksi dengan menggunakan valuta asing, akan digunakan analisis sensitivitas kurs Rupiah terhadap dolar AS. Setelah melakukan semua perhitungan pada setiap alternatif, didapatkan bahwa alternatif yang menghasilkan potensi kerugian paling kecil adalah dengan menggunakan 100% forward. Akan tetapi, perilaku manajemen dalam menghadapi risiko, toleransi akan penurunan profit dan juga kesiapan manajemen akan opportunity loss tetap harus dipertimbangkan dalam memilih alternatif yang optimal.

The project run at the plant design industry or in other words Engineerin Procurement Construction (EPC) is supposed to be done globally and continuously to get human resources, address the issue of thecnology, or material with competitive price. Therefore, the risk that occurs due to foreign exchange risk cannot be avoided if there transactions cinducted by using at least two different type of currency. Subject of this thesis is a case study on the EPC industry’s project X who experience exposure to the transaction. The objectives are to analyze both the fundamental and thecnical trend of foreign exchange rate used in the transaction of project X, analyzing the advantages and disadvantages of alternative hedging, money market and no hedgeing that can be used to minimize the potential for project X losses due to foreign exchange movements. Sensivity analysis of rupiah exchange rate againts the U.S. dollar was used to calculate the most optimal alternative for project X to minimize the risk of foreign exchange transactions. In the calculation result shows that 100% forward is a potential alternative to the smallest loss. However in the face of risk, management behavior, tollerance of profit decreasing as well as management readiness on opportunity loss remains to be considered in selecting the optimal alternatif.

Kata Kunci : Hedging, risiko valuta asing


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.