EVALUASI PELAKSANAAN FUNGSI INTERNAL AUDIT PADA PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA INTERNATIONAL
ROBERTO SURYA NEGARA, Dr. Hardo Basuki., M.Soc.Sc, CSA.
2014 | Tesis | S2 ManajemenDefinisi terkini dari internal audit menurut The Institute of Internal Auditor (1999) adalah “kegiatan penilaian (assurance) dan konsultansi bersifat independen, obyektif yang dirancang untuk memberi nilai tambah dan meningkatkan operasi organisasi. Internal audit membantu organisasi mencapai tujuannya dengan membawa pendekatan yang sistematis dan disiplin untuk mengevaluasi dan meningkatkan efektivitas proses manajemen risiko, pengendalian, dan tata kelolaâ€. Agar dapat memenuhi ekspektasi para pemangku kepentingan yang cukup tinggi pada internal audit, maka pelaksanaan fungsi internal audit harus mengacu pada standar fungsi internal audit yang efektif yaitu International Professional Practices Framework (“IPPFâ€). Efektivitas fungsi internal audit dapat dilihat dari bagaimana unit internal audit diposisikan dalam perusahaan. Jika internal auditor telah terlibat sebagai partner kerja strategis di dalam perusahaan, maka fungsi internal audit telah berperan efektif. Namun jika tidak, maka internal auditor harus meningkatkan peran tersebut sehingga mampu berperan efektif dalam perusahaan. Karenanya unit internal audit harus ditempatkan pada suatu struktur yang memungkinkan untuk tetap independen dan obyektif, memiliki hubungan yang erat dengan pucuk pimpinan, manajemen senior dan komisaris. Lebih lanjut, internal audit juga perlu memiliki hubungan yang kuat dengan pemangku kepentingan eksternal seperti regulator dan auditor eksternal. Selain itu, unit internal audit harus berisikan kombinasi antara keahlian dan pengalaman dari berbagai area bisnis, serta mewakili keahlian yang dikembangkan baik melalui internal maupun eksternal perusahaan. Pimpinan internal audit haruslah memiliki pengalaman yang cukup banyak dan memiliki pengalaman terhadap bidang usaha sehingga memungkinkan mereka untuk menerapkan judgement dan menghadapi berbagai tantangan. Hal-hal lain untuk menunjang terselenggaranya fungsi internal audit yang efektif adalah: a) pemanfaatan tekonologi informasi; b) perencanaan audit berbasis risiko; c) prosedur yang cepat dan efektif untuk pelaksanaan tindak lanjut, monitoring serta eskalasi masalah yang membutuhkan perhatian manajemen senior; d) mekanisme untuk memperoleh umpan balik dari para pemangku kepentingan independen dan pihak lain untuk meninjau efektivitasnya; e) kriteria kinerja yang jelas dan terukur; f) laporan yang jelas, tepat waktu, dan bermanfaat bagi para pemangku kepentingan yang dapat mengidentifikasi akar penyebab dan konsekuensi dari masalah.
The current definition of internal auditing by the Institute of Internal Auditors (1999) is \\"an independent, objective assurance and consulting activity designed to add value and improve an organization's operations. It helps an organization accomplish its objectives by bringing a systematic and disciplined approach to evaluate and improve the effectiveness of risk management, control and governance processes\\". In order to meet the high expectations of stakeholders on the internal audits, the implementation of the internal audit function should refer to the effective internal audit function standard that is the International Professional Practices Framework (\\"IPPF\\"). The effectiveness of the internal audit function can be seen from how the internal audit unit is positioned within the company. If the internal auditor has been engaged as a strategic business partner in the company, the internal audit function has an effective role. But if not, then it should increase the role of the internal auditor to be able to play an effective role in the company. Therefore the internal audit unit should be placed on a structure that allows it to remain independent and objective, has a close relationship with top management, senior management and commissioners. Furthermore, internal audit also need to have strong relationships with external stakeholders such as regulators and external auditors. In addition, the internal audit unit should contain a combination of expertise and experience from various business areas, as well as represent the expertise developed through both internal and external. Leaders of internal audit should have enough experience and have a lot of experience to the field of business so as to enable them to implement the judgment and face various challenges. Other things to support the implementation of an effective internal audit function are : a) the use of information technology , b) risk-based audit planning, c) rapid and effective procedures for the follow-up implementation, monitoring and escalation of issues that require the attention of senior management; d) mechanism to obtain feedback from stakeholders and other parties to independently review the effectiveness, e) clear and measurable performance criteria f) report clearly, timely, and useful for stakeholders to identify the root causes and consequences of problem.
Kata Kunci : Fungsi Internal Audit yang Efektif, Partner Kerja Strategis, Independen & Obyektif, Audit Berbasis Risiko