PENGEMBANGAN KAPASITAS BADAN KESWADAYAAN MASYARAKAT: PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERKOTAAN DI KECAMATAN RANTAU SELATAN KABUPATEN LABUHANBATU SUMATERA UTARA
NASRULLAH HIDAYAT, Prof. Dr. Su Ritohardoyo, MA.
2015 | Tesis | S2 KependudukanTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengembangan kapasitas BKM yang diukur melalui kajian sebagai berikut: (1) mengetahui pada tingkat individu pengembangan kapasitas BKM, (2) untuk mengetahui pengembangan kapasitas BKM pada tingkat organsisasi anggota BKM terhadap tugas dan fungsinya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian campuran (mixed method) yaitu mengkombinasikan antara penelitian kualitatif dan kuantitatif. Parameter yang digunakan dalam penelitian ini adalah melalui pengembangan kapasitas dengan variabel penelitian yang meliputi: (1) pengetahuan, (2) Perilaku dan etika, (3) Keahlian dan Keterampilan, (4) Sarana dan Prasarana, (5) Sumberdaya Keuangan, (6) Ketatalaksanaan dan (7) Kepemimpinan. Adapun lokasi penelitian ini meliputi sembilan kelurahan/desa di Kecamatan Rantau Selatan yang meliputi: Desa/ Kelurahan Ujung Bandar, Desa/ Kelurahan Bakaranbatu, Desa/Kelurahan Urung Kompas, Desa/Kelurahan Sioldengan, Desa/Kelurahan Perdamean, Desa/Kelurahan Sigambal, Desa/ Kelurahan Danau Bale, Desa/Kelurahan Sidorejo dan Desa/ Kelurahan Lobusona. Hasil analisis menunjukkan bahwa 4 dari 9 BKM memiliki pengembangan kapasitas tidak optimal terutama jika dilihat dari pengembangan kapasitas kelembagaan dan kapasitas individu. Sementara itu variabel yang paling mempengaruhi ketercapaian keberhasilan pelaksanaan PNPM MP dan kapasitas BKM adalah sarana dan prasarana, kepemimpinan, perilaku dan etika. Salah satu ketercapaian keberhasilan tersebut dilihat dari kegiatan ekonomi bergulir. Ketercapaian keberhasilan ini ditunjukkan oleh BKM Maju Bersama, BKM Karya Mufakat, BKM Anugerah, BKM Sejahtera dan BKM Perdana Sejahtera. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pengembangan kapasitas telah diupayakan dengan baik, namun belum semua BKM mencapai keberhasilan dalam mengembangkan kapasitasnya baik pada tingkat individu dan pada tingkat organisasi.
The aim of this research is to know the developing of BKM capacity which is measured by : (1) to know the individual level of BKM capacity developing, and (2) to know the developing of BKM capacity in members organization level of BKM toward task and functions. The method which is used in this research is research mixed method. It combining between qualitative and quantitative research. The parameter which is used in this research is the capacity developing with research variable which is consisted of : (1) Knowledge, (2) Attitudes, (3) Skills, (4) Facilities, (5)Financial resources, (6) Feasibility, (7) Leadership. The location of this research consisted of 9 house of village heads in Kecamatan Rantau Selatan. They are : Ujung Bandar, bakaran batu, urung kompas, sildengan, perdamean, sigambal, danau bale, sidorejo, and lobusona. The analysis result showed that the capacity developing of 4 from 9 BKM is not optimal. Expecially if it seen from the capacity developing of the institution and individual capacity. Meanwhile, the variable which most influenced the success achievement of PNPM MP realization and BKM capacity are the facilities,the leadership, and the attitudes. One of the success achievement can be seen from the economy activity in turn. This success achievement showed by BKM Maju Bersama, BKM Karya Mufakat, BKM Anugrah, BKM Sejahtera, and BKM Perdana Sejahtera. The result of this research can be concluded that the capacity developing has efforted well. In spite of, some of BKM is not reach yet the successful in developing its capacity well in individual level and organization level.
Kata Kunci : Pengembangan Kapasitas, Badan Kesawadayaan Masyarakat