Laporkan Masalah

RESPON PETANI TERHADAP KEGIATAN OPTIMALISASI PEMANFAATAN PEKARANGAN MELALUI KONSEP KAWASAN RUMAH PANGAN LESTARI (KRPL) DI KABUPATEN NIAS UTARA

EKA KHERISTIAN LAOLI, Subejo, SP., M.Sc., Ph.D.

2015 | Tesis | S2 Penyuluhan dan Komunikasi Pembangunan

Program Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan (P2KP) berbasis sumber daya lokal yang diimplementasikan melalui kegiatan optimalisasi pemanfaatan pekarangan melalui konsep Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) merupakan salah satu program Kementerian Pertanian dalam rangka optimalisasi pemanfaatan lahan pekarangan yang ramah lingkungan dalam suatu kawasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pelaksanaan kegiatan optimalisasi pemanfaatan pekarangan melalui konsep Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) di Kabupaten Nias Utara, (2) tingkat respon petani (Pengetahuan, Sikap dan Keterampilan) (3) faktor-faktor yang mempengaruhi respon petani (4) Mengetahui pengaruh respon petani terhadap perilaku pada pelaksanaan kegiatan optimalisasi pemanfaatan pekarangan melalui konsep KRPL. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif analisis dengan pendekatan metode kombinasi (mix Method). Penentuan lokasi dilakukan secara purposive dan penentuan sampel menggunakan simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan kegiatan optimalisasi pemanfaatan pekarangan melalui konsep KRPL telah sesuai dengan prosedur dan petunjuk teknis dari pemerintah pusat. Tingkat respon petani (pengetahuan, sikap, dan keterampilan) adalah tinggi dengan nilai z-hitung = 3,107 > z-tabel = 1,645. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar petani responden memiliki respon (PSK) yang tinggi terhadap pelaksanaan kegiatan optimalisasi pemanfaatan pekarangan melalui konsep KRPL. Faktor-faktor yang mempengaruhi respon petani adalah variabel motivasi, partisipasi dan peran penyuluh. Respon (PSK) mempengaruhi perilaku petani dalam pelaksanaan kegiatan optimalisasi pemanfaatan pekarangan melalui konsep KRPL adalah signifikan dengan tingkat pengaruh sebesar 37,8% sedangkan sisanya 62,2% dipengaruhi oleh variabel lain di luar model penelitian ini.

Program of Food Consumption Diversification Acceleration based on local resources implemented through optimizing the utilization of home garden through Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) is a program of the Ministry of Agriculture in order to optimize the utilization of environmentally friendly of home area. This research aims to know; 1). The implementation of the activities of the optimization utilization of home garden through Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) at North Nias, (2). The level of farmers response (knowledge, attitudes and skills), (3). Factors that influence to the response of farmers and (4) Impact of the farmers response to bahaviors the optimization home garden utilization through Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL). The research method used is descriptive analysis by combying method of approach (mixed Method). Determination of location was done purposivi and the sample determination was done by using simple random sampling. The research results showed that the implementation of activities on home garden utilization of KRPL were in accordance with the procedures and technical instructions of the Central Government. The level of response of farmers (knowledge, attitudes, and skills) was high with the z-value calculate the z-table > 3,107 1,645. This indicates that most of respondents have the response (knowledge, attitudes and skills) in category high on the implementation of activities on home garden utilization through KRPL. Factors that influence to the response of farmers are, of are farmer motivation, participation and the role of extension officers. Response (knowledge, attitudes and skills), significanty affect to the behavior of farmers in the implementation of optimizing the use of home garden through KRPL with the level of influence 37.8% while the remaining 62.2% is influenced by other variables outside the model of this research.

Kata Kunci : Respon, KRPL, Perilaku, Pekarangan, Nias Utara


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.