ANALISA PROYEK FASILITAS PRODUKSI MINYAK DAN GAS BUMI PADA KONTRAKTOR KONTRAK KERJA SAMA TOTAL E&P INDONESIA
FRITZY NEHEMIA SILALAHI, Dr. Fahmy Radhi, MBA.
2014 | Tesis | S2 Magister ManajemenProyek-proyek dalam lingkungan minyak dan gas bumi adalah proyek yang melibatkan dana yang besar, teknologi yang tinggi, dan dituntut faktor keselamatan yang tinggi. Sehingga suatu proyek harus dapat diselesaikan secara tepat waktu, tepat biaya dan tepat kualitas. Tujuan penelitian dari tesis ini adalah menganalisis penerapan proyek SN2B&PCK7B sesuai dengan penerapan PERT/CPM, mengidentifikasikan faktor-faktor yang mendukung dan menghambat penerapan proyek berdasarkan PERT/CPM serta merumuskan upaya yang dapat diterapkan pada proyek berikutnya. Penelitian dilakukan terhadap enam work unit yang terdapat dalam dokumen rencana penjadwalan pekerjaan dalam bentuk Gantt Chart yang dibuat oleh kontraktor pelaksana proyek, disertai dengan diskusi yang dilakukan dengan beberapa karyawan yang terlibat dalam proyek tersebut Work unit yang sejenis dapat memiliki aktivitas kritikal dan jalur kritikal yang berbeda, yang disebabkan oleh masing-masing work unit tersebut memiliki perbedaan dalam hal urutan aktivitas, durasi aktivitas, dan aktivitas yang mendahului aktivitas lainnya. Perbedaan ini didasarkan kepada bagaimana seorang perencana pekerjaan merencanakan pekerjaan berdasarkan sumber yang dimiliki, seperti tenaga kerja (manpower), material, kinerja keuangan (money). Pengawasan terhadap suatu proyek juga sebaiknya tidak saja difokuskan pada aktivitas kritikal namun juga pada aktivitas non-kritikal, karena aktivitas non-kritikal suatu saat dapat menjadi kritikal. Namun aktivitas kritikal harus tetap menjadi prioritas. Beberapa faktor yang berpengaruh karena dapat mendukung maupun menghambat dalam penerapan proyek seperti organisasi, mobilisasi peralatan, proses pengadaan, prosedur kerja dan pemimpin proyek. Upaya yang dapat diterapkan untuk menghindari keterlambatan diantaranya dengan melakukan percepatan proyek atau crashing project yaitu mempercepat durasi aktifitas kritikal, yang tentunya memerlukan tambahan dana. Upaya lain adalah memperhatikan kemampuan organisasi kontraktor dalam mengadaptasi organisasinya sesuai dengan kemajuan proyek.
Projects in the oil and gas industry were project that involved huge amounts of funds, high technology, and required high safety factor. Therefore a project should be completed on time, on cost and on quality. The objective of this thesis was to analyze the implementation of the project SN2B&PCK7B in accordance with the application of PERT/CPM, to identify the factors that could support and hinder the implementation of the project based on PERT/CPM and to formulate the efforts that could be applied to the next project. Research was carried out on six work units contained in the planning schedule document in the form of Gantt Chart issued by Contractor, accompanied by a discussion conducted with several employees involved in the project. Similar work unit could have different critical activities and critical paths, which were caused by each of the work unit, had differences in terms of the order of activity, duration of activity, and the activity that precedes another activity. This distinction was based on how a planner plan work based on sources that were available, such as labor (manpower), material, financial performance (money). Project monitoring should focus not only on critical activities but also on the non-critical activity, because non-critical activity could become critical. But the critical activities should remain a priority. Several influenced factors that could support or hinder the implementation of projects such as organization, mobilization of equipment, procurement processes, work procedures and project leader. Some efforts that could be applied to avoid the delay such as crashing project that is how to accelerate the duration of the critical activity, and it would normally require additional funds. Other effort is to monitor contractor organization's ability to adapt its organization in accordance with the progress of the project.
Kata Kunci : proyek, Gantt, PERT/CPM, aktivitas kritikal, percepatan proyek