Laporkan Masalah

ANALISIS PENGARUH KOMITMEN PADA PERUBAHAN ORGANISASIONAL TERHADAP COPING PADA PERUBAHAN ORGANISASIONAL STUDI PADA UNIVERSITAS GADJAH MADA

EVI NOOR WIDIYANINGSIH, Sari Sitalaksmi, M. Mgt., Ph.D.

2014 | Tesis | S2 Manajemen

Perubahan organisasional sering menimbulkan tantangan yang tak terduga, dan tanggapan karyawan pada perubahan akhirnya menentukan apakah upaya perubahan berhasil atau gagal. Memahami persepsi dan perilaku karyawan terkait reaksi pada perubahan merupakan bagian strategi organisasi dalam mengelola dan mendukung usaha karyawan pada saat menghadapi perubahan organisasional. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh komitmen afektif pada perubahan organisasional terhadap coping pada perubahan organisasional, komitmen kontinuan pada perubahan organisasional terhadap coping pada perubahan organisasional, komitmen normatif pada perubahan organisasional terhadap coping pada perubahan organisasional, dan menguji perbedaan coping pada perubahan organisasional berdasarkan status kepegawaian. Hipotesis dalam penelitian ini adalah: (1) komitmen afektif pada perubahan organisasional berpengaruh positif secara signifikan terhadap coping pada perubahan organisasional, (2) Komitmen kontinuan pada perubahan organisasional berpengaruh negatif secara signifikan terhadap coping pada perubahan organisasional, (3) komitmen normatif pada perubahan organisasional berpengaruh positif secara signifikan terhadap coping pada perubahan organisasional, dan (4) terdapat perbedaan coping pada perubahan organisasional berdasarkan status kepegawaian. Metode pengumpulan data menggunakan metode survei. Kuesioner yang didistribusikan sebanyak 227. Respon rate mencapai 100% sehingga total responden sebanyak 227, yang bisa dianalisis lebih lanjut sebanyak 200 responden. Penentuan responden dengan metode non-probability sampling dengan teknik purposive sampling. Penelitian ini merupakan penelitian cross-sectional. Analisis data untuk menguji pengaruh dengan menggunakan analisis regresi linier berganda, uji F dan uji t dengan tingkat signifikansi 0,05 (5%) sedangkan untuk menguji perbedaan digunakan metoda One Way ANOVA. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa hipotesis 1 terdukung, hipotesis 2 tidak terdukung, hipotesis 3 terdukung, dan hipotesis 4 tidak terdukung. Simpulan dari penelitian ini adalah komitmen afektif pada perubahan organisasional berpengaruh positif secara signifikan terhadap coping pada perubahan organisasional, komitmen kontinuan pada perubahan organisasional berpengaruh negatif tetapi tidak signifikan terhadap coping pada perubahan organisasional, komitmen normatif pada perubahan organisasional berpengaruh positif secara signifikan terhadap coping pada perubahan organisasional, dan tidak terdapat perbedaan coping pada perubahan organisasional berdasarkan status kepegawaian.

Change often lead to unforeseen challenges, and employee responses to change efforts ultimately determine whether the change succeeded or failed. Understanding the perceptions and behavior related to employee reactions to changes in the organization is part of a strategy to manage and support the efforts of the employees in the face of organizational change. The purpose of this study is to investigate the influence of organizational affective commitment to organizaional change on coping with organizational change, to investigate the influence of continuance commitment to organizaional change on coping with organizational change, to investigate the influence of normative commitment to organizaional change on coping with organizational change, and to test the differences in coping with organizational change based on the employment status of employees. This study proposed four hypotheses, as follows: (1) affective commitment to organizational change has a positive effect on coping in organizational change; (2) continuance commitment to organizational change has a negative effect on coping in organizational change; (3) normative commitment to organizational change has a positive effect on coping in organizational change; (4) There are differences in coping with organizational change based on the employment status of employees. The data required in this study were taken through a survey, by giving questionnaires to 227 respondents. Respon rate reach 100%, but only 200 data of respondent that can be analyzed. Determination of the respondents with a non-probability sampling method with purposive sampling technique obtained respondents who have an understanding of the process of organizational change. This study was a crosssectional study. Data analysis was carried out to examine the effect of using multiple linear regression analysis, F test and t test with a significance level of 0.05 (5%), while the method used to test for differences is One Way ANOVA. The results of regression analysis found that: the first hypothesis is supported; the second hypothesis is not supported; the third hypothesis is supported; and the fourth hypothesis was not supported. The analysis of data obtained the following conclusions: (1) affective commitment to organizational change is significantly positive on coping in organizational change; (2) continuance commitment to organizational change has no significant negative effect on coping in organizational change; (3) normative commitment to organizational change is significantly positive on coping in organizational change; (4) There is no difference in coping with organizational change based on employment status.

Kata Kunci : Perubahan Organisasional, Komitmen pada Perubahan, Coping pada Perubahan


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.