Laporkan Masalah

PENILAIAN KINERJA INDUSTRI FARMASI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA DENGAN MENGGUNAKAN METODE ECONOMIC VALUE ADDED (EVA) DAN MARKET VALUE ADDED (MVA)

BUDIANTO CHANDRA, Dr. Khomsiyah, M.Si.

2014 | Tesis | S2 Manajemen

Krisis finansial di tahun 2008 – 2009 berdampak pada pertumbuhan ekonomi di Indonesia.Pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai nilai 4,5% (tahun 2009) dan 6.1% (tahun 2010) merupakan terbesar ketiga di dunia setelah negara China dan India. Kontribusi terbesar dalam pertumbuhan ekonomi pada tingkat konsumsi dan bidangi nvestasi. Pertumbuhan ekonomi tingkat konsumsi pada sektor barang konsumsi mencapai nilai 11,8% di tahun 2010. Salah satu sub sector barang konsumsi yaitu bidang farmasi pertumbuhannya juga meningkat menjadi 11,6%. Hal ini merupakan salah satu sinyal positif bahwa industri farmasi layak untuk dijadikan lahan investasi. Penelitian untuk melihat kinerja perusahaan – perusahan farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dilakukan dengan menggunakan salah satu metode penilaian yaitu metode Economic Value Added (EVA) dan korelasinya terhadap nilai MVA. Metode EVA merupakan metode pendekatan evaluasi kinerja perusahaan dalam memberikan nilai tambah ekonomis bagi perusahaan dan terutama investor.Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sembilan perusahaan farmasi yang terdaftar sebagai emiten di BEI dari periode 2006 – 2010, yaitu Schering Plough Indonesia, Indofarma, Taisho Pharmaceutical Indonesia, Pyridam Farma, Merck Indonesia, Darya-Varia Laboratoria, Kimia Farma, Kalbe Farma, dan Tempo Scan Pacific. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai EVA hamper semua objek penelitian diperoleh nilai yang positif atau diatas nol. Hal ini menunjukkan bahwa kinerja perusahaan memberikan nilai tambah ekonomis.Nilai EVA yang positif menunjukkan parameter kinerja perusahaan efisien yang dapat menguntungkan perusahaan di setiap tahunnya.Penelitian ini juga diperoleh hasil mengenai korelasi antara nilai EVA yang diperoleh dengan nilai MVA, dimana terdapat korelasi positif yang sangat kuat antara EVA terhadap MVA. Keterbatasan penelitian dilihat dari hasil yang diperoleh penilaian dengan menggunakan EVA tidak dapat dijadikan acuan parameter satu-satunya untuk menunjukkan kinerja perusahaan.Selain itu dapat juga dilakukan penelitian dengan menggunakan metode penilaian kinerja lain untuk melihat kinerja secara lebih luas.

Financial crisis 2008 - 2009 has given an impact on Indonesia's economic growth. Indonesia's economic growth reached 4.5% (in 2009) and 6.1% (in 2010), the third highest country after China and India. Consumption and investment level are the largest contribution to this growth. The rate of consumption, specific in consumer goods sector, has reached 11.8% in 2010. One of the consumer goods sub-sectors, pharmaceutical, has also grown to 11.6%. This positive signal showed that the pharmaceutical industry is worth to be invested. The performance of pharmaceutical companies can be evaluated using one of valuation method, i.e. Economic Value Added (EVA) and correlation to MVA value. EVA is a method of approach to evaluate company performance in providing economic added value to the company and investors. Samples of this research are using nine pharmaceutical companies that is listed on the Stock Exchange from period 2006 - 2010, i.e. Schering Plough Indonesia, Indofarma, Taisho Pharmaceutical Indonesia, PyridamFarma, Merck Indonesia, Darya- VariaLaboratoria, Kimia Farma, Kalbe Farma, and Tempo Scan Pacific. The results showed that EVA of almost all samples are positive or above zero. This means that the companies providedeconomic added value. EVA positive value shows that company’s performance more efficient in every year.EVA value also has strong positive correlation to MVA. The limitation of this research isvaluation parameter using EVA method is not the only parameter to evaluate company’s performance. It is suggested this research continueto use other evaluation methods to evaluate company performance more widely.

Kata Kunci : Metode EVA perusahaanfarmasi, Sektorindustrifarmasi, Korelasi EVA terhadap MVA


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.