ANALISIS PENENTUAN NILAI WAJAR BANK SUMSEL BABEL MELALUI DISCOUNTED CASH FLOW DAN RELATIVE MODEL
AYU ROH HANDAYANI, Prof.Dr. Tandelilin Eduardus, MBA.
2014 | Tesis | S2 ManajemenAdanya tiga peraturan dari Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan untuk memperkuat ketahanan modal perbankan, ditambah lagi dalam rangka mewujudkan Bank Sumsel Babel untuk menjadi Regional Champion Bank mendorong bank untuk meningkatkan modalnya. Adapun peraturan tersebut yaitu, Peraturan Bank Indonesia (PBI) No.15/12/PBI/2013 Tanggal 12 Desember 2013 Tentang Kewajiban Penyediaan Modal Minimin Bank Umum, Surat Edaran Bank Indonesia (SEBI) No.15/8/DPbS Tanggal 27 Maret 2013 Tentang Pembukaan Jaringan Kantor Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah Berdasarkan Modal Inti, dan PBI No.14/26/PBI/2012 Tanggal 27 Desember 2012 Tentang Kegiatan Usaha dan Jaringan Kantor. Penambahan modal tersebut dapat dilakukan melalui penyetoran saham oleh masing-masing Pemerintah Daerah sesuai dengan porsi sahamnya atau dengan penawaran kepada investor asing selain Pemerintah Daerah. Untuk menawarkan perusahaan ke investor asing, Bank Sumsel Babel perlu mengetahui berapa besar nilai wajar perusahaan agar harga jual yang ditawarkan tidak undervalued ataupun overvalued seperti yang akan dibahas pada tesis ini. Dari hasil analisis didapatkan nilai wajar rata-rata Bank Sumsel Babel adalah sebesar Rp3.191.758.251.433 dengan Market to Booked Value (MBV) sebesar 2,22x masih wajar apabila dibandingkan dengan MBV sektoral saat ini sebesar 1,81x. Berdasarkan analisis, pada Skenario Stable Growth, adapun saran penulis terhadap penentuan nilai wajar Bank Sumsel Babel disarankan berada pada range Rp2.825.569.075.656 - Rp3.418.248.599.595.
Related to the Bank Indonesia and Otoritas Jasa Keuangan Regulations in PBI No.15/12/PBI/2013 on December 12th 2013 About Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Bank Umum and SEBI No. 15/8/DPbS on March 27th 2013 about Tentang Pembukaan Jaringan Kantor Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah Berdasarkan Modal Inti, and PBI No.14/26/PBI/2012 on Desember 27th 2012 Tentang Kegiatan Usaha dan Jaringan Kantor. Moreover, to be a Regional Champion Bank, Bank Sumsel Babel needs to strengthen it’s capital. To get how much the selling price of company to the investor, we need to know how big the fair value of company first.The calculation of fair value of Bank Sumsel Babel was done by using Discounted Cash Flow and Relative Model. This fair value was calculated in order to determine whether selling price wasn’t overvalued or undervalued. The result of this study discloses that the fair value of Bank Sumsel Babel is Rp3.191.758.251.433 with Market to Booked Value result is 2,22x which is indicated fair while Sectoral MBV today is 1,80x. Based on the Stable Growth Scenario, the writer suggest to determine fair value of Bank Sumsel Babel in range Rp2.825.569.075.656 - Rp3.418.248.599.595.
Kata Kunci : Nilai Wajar, Discounted, Cash, flow, PER, dan MBV