PERENCANAAN EKSPANSI BISNIS KLINIK KECANTIKAN
ALFRED TIMBUL PARULIAN SIHOTANG, Dr. Sahid Susilo Nugroho, M.Sc., M.Phil.
2014 | Tesis | S2 ManajemenBesarnya pasar kecantikan serta meningkatnya pertumbuhan ekonomi Indonesia meningkatkan pertumbuhan industri kecantikan di Indonesia. Pasar potensial di Indonesia membuat J.L skincare sebagai salah satu perusahaan penyedia jasa layanan kecantikan yang berlokasi di Pondok Aren untuk memperluas cakupan layanannya ke wilayah geografi yang baru. Perencanaan ekspansi diawali dengan melakukan analisa industri, analisa persaingan usaha, analisa model bisnis dan analisa makro ekonomi baik secara nasional hingga lingkup wilayah yang menjadi lokasi ekspansi. Analisa dilakukan guna memperoleh informasi terkini perihal persaingan didalam industri kecantikan secara umum, kemampuan perusahan dalam persaingan, bentuk dari model usaha yang dipergunakan oleh perusahaan dan kondisi pasar ekspansi. Hasil analisa dipergunakan sebagai referensi dalam melakukan perencanaan ekspansi bisnis. Perencanaan ekspansi bisnis yang dilakukan diantaranya : perencanaan pemasaran, perencanaan operasional, perencanaan sumber daya dan terakhir adalah perencanaan keuangan. Dalam perencanaan keuangan penulis menggunakan 3 buah model evaluasi keuangan yaitu : IRR, NPV dan Payback Period. Ketiga model evaluasi dipergunakan kedalam 3 buah skenario selama 5 tahun. Ketiga skenario tersebut adalah pesmisi dengan pertumbuhan usaha pertahun sebesar 10 persen , normal dengan pertumbuhan usaha pertahun sebesar 14 persen dan optimis dengan pertumbuhan usaha pertahun sebesar 18 persen. Dari hasil simulasi keuangan diperoleh evaluasi keuangan positif untuk ketiga skenario diatas dibandingkan terhadap nilai dasar evaluasi, sehingga perencanaan ekspansi dapat disetujui. Dalam perencanaan ekspansi usaha ini, rencana aksi dilakukan dengan membuat jadwal pelakasanaan sebagai panduan dalam melakukan eksekusi dari perencanaan usaha.
The huge of Indonesia beauty market as well as increasing economic growth in Indonesia increases the beauty industry growth in Indonesia. The magnitude of potential market in Indonesia make JL skincare as one beauty service provider company located in Pondok Aren have plan to expand it business to new geographic areas. The expand business plan begin by doing industrial analysis, competition analysis, business model analysis and macroeconomic analysis in scope of national until area of new expansion location. The analyzes are performed in order to obtain the latest information about common competition in the beauty industry, the ability of companies in the competition, the shape of the business model used by companies and the expansion of market current conditions. The results of analysis are used as a reference in planning business expansion. Business expansion plan wihich will undertaken include: marketing planning, operational planning, resource planning, and the last is financial planning. In financial planning author uses three financial evaluation models, namely : IRR, NPV and Payback Period. All three models used to three planning scenario during 5 years. The Three scenario are: pessimist with 10 percent of annual growth, normal with 14 percent of annual growth and optimistic with 18 percent of annual gorwth. The simulation obtained financial financial evaluation with positive value for all three scenarion compare to the basic values of the evaluation, so that the expansion plan can be approved. In this expansion plan, an action plan is done by creating schedule of implementation as a guide in execute the business plan.
Kata Kunci : Perencanaan Bisnis, Model Bisnis, Analisa Industri, Analisa Persaingan, dan Analisa Penilaian Keuangan