ANALISIS REPOSITIONING PERUSAHAAN: STUDI PADA PT BANK MANDIRI (PERSERO)TBK
WELLA DWI PUTRI, Dr. Iin Mayasari, SIP., MM., M.Si.
2014 | Tesis | S2 ManajemenPersaingan di industri perbankan khususnya di Indonesia sangat ketat. Repositioning adalah salah satu strategi yang dilakukan oleh Bank Mandiri, yaitu dengan pergantian logo pada tahun 2008 dan memperluas target pasar sampai produk non-perbankan dan khususnya perluasan di kredit mikro, yaitu pada akhir tahun 1999 pemberian porsi kredit kepada nasabah korporat sebesar 87% dari total kredit, setelah mulai dilakukan repositioning, pada 31 Desember 2009 porsi kredit UKM 42,22%, konsumer 13,92%, dan korporat 43,86% dari total kredit. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis alasan Bank Mandiri melakukan repositioning dengan mengkaji faktor eksternal dan internal yang menyebabkan repositioning serta menganalisis langkah dan strategi repositioning yang dilakukan oleh Bank Mandiri. Proses penyusunan strategi dimulai dengan analisis strategic group mapping yaitu memposisikan Bank Mandiri di antara pesaingnya, sejalan dengan itu dilakukan analisis matriks Ansoff guna mengetahui perluasan target nasabah Bank Mandiri. Berdasarkan hasil analisis penelitian yaitu setelah melakukan strategi repositioning, Bank Mandiri mulai memposisikan dirinya pada retail banking yang dimulai dengan perluasan kredit mikro, memperluas target pasar dengan menghadirkan berbagai produk yang lebih variatif baik produk perbankan maupun produk non-perbankan yaitu AXA Mandiri dan reksadana.
Competition in the banking industry in Indonesia is very tight. Repositioning is one of the strategies undertaken by Bank Mandiri, namely the change of logo in 2008 and expand the target market to non-banking products and particularly in the expansion of micro-credit, which at the end of 1999, the provision of loans to corporate customers was a 87% of the total credit, once repositioning started, on December 31, 2009, SME loan portfolio was 42.22 %, consumer was 13.92%, corporate was 43.86 % of total loans. The purpose of this study was to analyze the reason for the bank to assess the repositioning of external and internal factors that led to the repositioning and analyze measures and repositioning strategies implemented by Bank Mandiri. Strategy formulation process begins with an analysis of the strategic group that is mapped to position the bank among its competitors, in line with the Ansoff matrix analysis performed to determine the extension of the target customers of Bank Mandiri. Based on the analysis of research that after repositioning strategy, the bank began to position itself in the retail banking, which began with the expansion of micro-credit, expand the target market by presenting a more varied range of banking products as well as non-banking products namely AXA Mandiri and mutual funds.
Kata Kunci : repositioning, strategi bersaing, analisis strategic group mapping dan Ansoff Matrix