Laporkan Masalah

PENENTUAN METODE ACCEPTANCE SAMPLING YANG OPTIMAL UNTUK PENGUJIAN KUALITAS PADA PROSES PRODUKSI KAIN SARUNG PLASTIK STUDI PADA PT POLIPLAS MAKMUR SANTOSA

REVINA ALLUNDARU, Henry Yuliando, MM., M.Agr., Ph.D

2014 | Tesis | S2 Manajemen

PT Poliplas Makmur Santosa, sebuah perusahaan penghasil karung plastik, di Semarang, menghasilkan produk sesuai dengan pesanan dari konsumen. Untuk setiap pesanan, terdapat standard kualitas yang harus disepakati antara konsumen dan perusahaan. Untuk setiap lot produk dilakukan proses inspeksi untuk memastikan kualitasnya, dan penolakan oleh konsumen dapat terjadi untuk lot produk yang tidak sesuai kualifikasi. Oleh karena itu, menjadi sebuah hal yang perlu bagi perusahaan untuk menerapkan sebuah metode yang efektif untuk memastikan bahwa produk yang dihasilkan dapat memenuhi standard kualitas. Tesis ini diarahkan untuk menentukan metode acceptance sampling yang optimal yang sesuai bagi perusahaan dalam melakukan kegiatan pengendalian kualitas. Inspeksi kualitas dilakukan dengan mengambil sampel pada titik kritis di setiap proses produksi. Proses produksi yang memiliki titik kritis pada kualitas barang jadi adalah bagian Ekstruder, Anyam Karung, dan potong jahit otomatis. Untuk menunjukkan aplikasi dari metode, data diambil dari order Perum Bulog yang diproduksi dalam rentang waktu 15 Oktober - 15 November 2013. Metode acceptance sampling yang akan diuji adalah Quality Index Sampling, Variable Single Sampling, dan Attribute Proportion Sampling. Hasil dari penelitian ini adalah metode Variable-Single Sampling merupakan metode yang sesuai untuk diterapkan di bagian Ekstruder, Anyam Karung dan Potong Jahit Otomatis. Lebih jauh lagi akan dibahas bahwa deviasi kualitas adalah disebabkan oleh perbedaan process capability seperti yang ditunjukkan dengan process capability index.

PT Poliplas Makmur Santosa, a polypropylene woven bag manufacturer, located in Semarang, applies make to order policy for its production. For each order there is a quality standard that should be agreed between customer and company. For each lot it is inspected to assure its quality, and reject can be claimed by customer for unqualified lot. Therefore it is necessary for the company to apply an effective method to assure that the product fills the quality standard. This study is directed to determine the optimal acceptance sampling method that appropriate for the company to conduct a quality control. The quality inspection is done by taking a sampling in certain critical control points of the process. Extruder, weaving, and automatic cutting and sewing are processes that critical to quality of finished product. To show the application of the methods, data of an order from Perum Bulog produced from October 15th to November 15th 2013 is used. The acceptance sampling methods that are employed including Quality- Index Sampling, Variable-Single Sampling, and Attribute-Proportion Sampling. The results show that Variable-Single Sampling method is appropriate to be applied in extruder and automatic cutting and sewing process, where Attribute- Proportion Sampling is proposed for weaving process. In further it can be discussed that the quality deviation is caused by a different of process capability as indicated by process capability index.

Kata Kunci : kualitas, kapabilitas proses, acceptance sampling method


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.