Laporkan Masalah

ANALISIS DBTERMINAN STRUKTUR MODAL UNTUK PERIODE SELAMA DAN SETELAH KRISIS GLOBAL STUDI PADA PERUSAHAAN PERTAMBANGAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA

RAISSA PITASARI, Eddy Junarsin, S.E., MBA., Ph.D

2014 | Tesis | S2 Manajemen

Keputusan struktur modal merupakan salah satu isu penting bagi perusahaan karena menyangkut biaya modal dari sumber pendanaan yang dipilih yang dapat memhubungani nilai perusahaan dan keputusan investasi. Perusahaan tambang pun tidak luput dari isu tersebut mengingat industri ini sarat akan modal dan juga risiko yang besar. Struktur modal perusahaan tambang sempat mengalami fluktuasi dengan penurunan penggunaan utang yang lumayan tajam tahun 2008 ketika Indonesia dilanda krisis global. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan aset tetap, pertumbuhan penjualan, ukuran perusahaan, operating leverage, cash holding, profitabilitas, dan likuiditas dengan struktur modal perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2007 sampai dengan 2012 serta perbedaan hubungannya jika dilakukan pemisahan periode waktu yaitu selama krisis global 2007-2009 dan setelah krisis global 2010-2012. Sampel penelitian yang digunakan sebanyak 19 perusahaan pertambangan yang terpilih sesuai dengan purposive sampling. Dalam mengolah 114 data observasi, penulis menggunakan multiple regression dengan tiga metode yaitu Pooled Least Square (PLS), Fixed Effect (FE), dan Random Effect (RE) serta uji Chow Test. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa pertumbuhan penjualan, ukuran perusahaan, cash holding, profitabilitas, dan likuiditas memiliki hubungan yang signifikan dengan struktur modal, serta adanya perbedaan yang signifikan antara hubungan variabel independen dengan variabel dependen pada dua periode waktu yang berbeda.

Capital structure is one of the important issues for a company because it involves capital cost from selected funding source that able to affect firm’s value and investment desicions. Mining companies wasn’t immune from the issue given the industry infame with great both capital need and risk. Mining companies’ capital structure had fluctuated with a sharp decrease in the use of debt in 2008 when Indonesia was hit by the global crisis. The purpose of this research are to investigate the relationship of fixed assets, growth of sales, firm size, operating leverage, cash holding, profitability, and liquidity with capital structure of mining companies listed on Indonesia Stock Exchange from 2007 to 2012 as well as the differences if the period of time was separated which are during global crisis 2007-2009 and after global crisis 2010- 2012. Research’s sample were 19 mining companies selected according to purposive sampling. In the process of analysing 114 observational data, the author uses multiple regression with three methods which are Pooled Least Square (PLS), Fixed Effect (FE), and Random Effect (RE) also The Chow Test. Regression analysis results showed that growth of sales, firm size, cash holding, profitability, and liquidity significantly related with capital structure, along with significant differences of relation of independent variables with dependent variable at two different time periods.

Kata Kunci : struktur modal, aset tetap, pertumbuhan penjualan, ukuran perusahaan, operating leverage, cash holding, profitabilitas, likuiditas, krisis global


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.